IHSG Abaikan Sentimen Flu Babi

IHSG Abaikan Sentimen Flu Babi

- detikFinance
Rabu, 29 Apr 2009 07:38 WIB
IHSG Abaikan Sentimen Flu Babi
Jakarta - Maraknya penyebaran flu babi yang melanda banyak negara belum memberikan pukulan terhadap pasar saham dalam negeri. Kembalinya investor asing ke pasar saham akan membuat sentimen flu babi terpinggirkan sejenak.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham Rabu (29/4/2009) diprediksi masih akan bertahan di zona positif dengan mencoba lagi masuk level 1.600.

Pasar saham Indonesia dinilai masih aman yang membuat investor asing kembali datang di tengah tekanan yang terjadi bursa global dan regional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski akan ada pengaruh dari regional, bisa jadi IHSG naik lagi sendirian karena tren positif IHSG masih akan terjadi di jangka pendek.

Investor juga tengah menunggu rapat the Fed pada 30 April, pengumuman inflasi 1 Mei, dan perkembangan koalisi partai politik menjelang pengajuan nama capres dan cawapres.      

Sementara indeks Nikkei Jepang pada Rabu ini tutup karena libur nasional. Sedangkan saham-saham perbankan di Wall Street mendapat tekanan setelah ada bocoran dari stress test bahwa Citigroup dan Bank of America harus menambah modalnya.

Pada penutupan perdagangan Selasa waktu AS (28/4/2009), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah tipis 8.05 poin (0,10%) ke level 8.016,95. Indeks Standard & Poor's 500 juga turun tipis 2,35 poin (0,27%) ke level 855,16 dan Nasdaq turun 5,60 poin (0,33%) ke level 1.673,81.

Pada perdagangan saham Selasa (28/4/2009) IHSG menguat 19,834 poin (1,26%) menjadi 1.595,915.

Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.

Optima Securities


Kembalinya dana asing di tengah sentimen negatif bursa regional dan wabah flu babi mampu menopang indeks sehingga menguat 19 poin ke posisi 1.595. Investor asing terutama masuk di sektor infrastruktur dan keuangan sehingga menguat di atas 2%.

Antisipasi laporan keuangan kuartal I-2009 dari perbankan bakal menjadi sentimen selain faktor masuknya dana asing. Pergerakan indeks berpeluang rebound di level 1.550-1.640 dengan pilihan saham:TLKM, BBRI, ENRG, dan ISAT.

Panin Sekuritas

IHSG kemarin bergerak fluktuatif sebelum akhirnya ditutup menguat +1,26% pada 1.595,915. Menguatnya IHSG terjadi di tengah anjloknya bursa regional menyusul wabah flu babi di Amerika Utara. Wabah tersebut dikhawatirkan akan berdampak terhadap lambat pulihnya perekonomian global.

Selain wabah flu babi, investor global juga masih menanti hasil kinerja korporasi 1Q-09 serta stress test terhadap perbankan di AS. Kami perkirakan hari ini IHSG akan kembali menguji level psikologis 1.600, jika gagal kemungkinan dalam jangka pendek IHSG akan cenderung bergerak sideways. Kisaran support-resistance 1.581-1.605.

eTrading Securities

Data EPFR untuk minggu ketiga April masih menunjukan inflow ke equity fund negara berkembang sejalan dengan rally di harga komoditas dan demand import dari china meningkat. Inflow pada Asia ex-Japan dan GEM Equity Fund mencatat net inflow US$ 1,86 miliar dan pada emerging market bond funds sebesar net US$ 2,4 miliar.

Dow Jones: Kekhawatiran akan bank-bank yang membutuhkan modal tambahan dan flu babi yang sedang merebak dapat merintangi pemulihan ekonomi sehubungan dengan tingkat kepercayaan konsumen.

Bank of America Corp. dan CitiGroup Inc. turun sedikitnya 5.9% ketika Wall Street Journal melaporkan bahwa stress test yang dilakukan pemerintah kemungkinan akan menunjukkan peminjam membutuhkan lebih banyak dana tunai untuk menopang neraca saldonya. Delta Airlines Inc. -9.9% akibat kekhawatiran flu babi akan menyebabkan penurunan pada industri travel, General Motor Corp. -11% setelah para pemegang obligasi menyatakan bahwa rencana untuk mengubah $27 miliar utang menjadi equity merupakan hal yang tidak masuk akal. Indeks S&P 500 -0.3% menjadi 855,16.

Regional pagi ini: S&P/ASX 200 (-0,3%) 3.697,30 dengan pelemahan dipimpin oleh Australia & New Zealand Banking Group -5%. Namun Kospi (+0,7%) 1.309,23, dengan penguatan yang dipimpin oleh STX Offshore & Shipbuilding +4,2%. Nikkei 225 hari ini tidak diperdagangkan karena libur nasional di Jepang.

Commodity: CPO (-0.2%) 2.554 RMY, Gold (-0.51%) US$ 889/oz, Light Crude Oil (-1%) US$ 49.40/barrel, Natural Gas (-0.4%) $3.42/mmbtu, Nickel (-1.86%) US$ 10.800/ton, Tin(-2.4%) US$ 12.100/ton. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads