Kementerian BUMN Tak Tahu Rencana Pembelian Saham Adaro oleh PTBA

Kementerian BUMN Tak Tahu Rencana Pembelian Saham Adaro oleh PTBA

- detikFinance
Rabu, 29 Apr 2009 11:51 WIB
Kementerian BUMN Tak Tahu Rencana Pembelian Saham Adaro oleh PTBA
Jakarta - PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) belum melaporkan rencana pembelian 17 persen saham milik PT Adaro Energy Tbk (ADRO) kepada Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
 
Menurut Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil, pihaknya malah belum mengetahui aksi korporasi yang hendak dilakukan BUMN tambang tersebut.
 
"Saya baru dengar tuh," katanya di Kantor Pusat PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), Jalan Trunojoyo, Jakarta, Senin (29/4
 
Ia mengatakan, pihaknya belum mau berkomentar mengenai masalah tersebut dan diserahkan kepada keputusan pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) perseroan berikutnya.
 
"Itu kan tergantung pemegang saham publik, di RUPS nanti," katanya.
 
Menurut salah satu eksekutif di Kementerian Negara BUMN, pihaknya menyayangkan jika pembelian sahamnya hanya 17 persen karena tidak bisa menempatkan pengawas di Adaro.
 
"Kalau 17 persen kan tidak dapat apa-apa. Lebih baik di atas 20 persen supaya bisa tempatkan direksi atau komisaris," jelas sumber tersebut.
 
Saham Adaro yang akan dilepas tersebut merupakan milik konsorsium Goldman, Sachs, Farallon, Citi dan konglomerat Robert Kuok. Nilai penjualan sahamnya diperkirakan bisa mencapai Rp 6,52 triliun. 

(ang/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads