Opsi Bangkrut Muncul di RUPO FREN

Opsi Bangkrut Muncul di RUPO FREN

- detikFinance
Rabu, 29 Apr 2009 12:22 WIB
Opsi Bangkrut Muncul di RUPO FREN
Jakarta - Para pemegang obligasi PT Mobile-8 Telecom Tbk (FREN) mengajukan opsi bangkrut dan meminta perseroan segera melakukan pelelangan aset yang diusulkan dalam rapat umum pemegang obligasi yang akan digelar siang ini, Rabu (29/4/2009).

Dalam RUPO kali ini, manajemen FREN sendiri mengajukan sejumlah restrukturisasi agar permasalahan pembayaran bunga dan pokok obligasi ada jalan keluarnya.

"Salah satu usulan yang akan diajukan para pemegang obligasi dalam RUPO siang nanti adalah opsi membangkrutkan perseroan dan meminta dilakukan pelelangan aset," ujar sumber detikFinance.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut sumber tersebut, para pemegang obligasi rupiah FREN memilih opsi status bangkrut dan segera dilakukan pelelangan aset, ketimbang menerima usulan restrukturisasi jatuh tempo obligasi sebagaimana akan diajukan manajemen FREN dalam RUPO.

"Para pemegang obligasi menilai membangkrutkan dan melelang aset lebih baik ketimbang menerima usulan restrukturisasi namun belum jelas juga apakah nanti setelah restrukturisasi akan dapat dilunasi," ujar sumber tersebut.

Obligasi rupiah FREN senilai Rp 675 miliar sedang dalam status potensi gagal bayar lantaran perseroan tidak sanggup membayar bunga obligasi yang jatuh tempo 7 April 2009 senilai Rp 20,88 miliar. Semula, jatuh tempo pembayaran bunga ditetapkan pada 15 Maret 2009.

Namun manajemen meminta perpanjangan jatuh tempo hingga 7 April 2009, meski obligasi rupiah FREN sebenarnya jatuh tempo Maret 2012.

Obligasi rupiah berkupon bunga 12,375% per tahun ini, diterbitkan dengan menunjuk PT Bank Permata Tbk (BNLI) sebagai wali amanat. Sebagai wali amanat, BNLI juga berencana menggelar RUPO secara terpisah terkait masalah potensi gagal bayar tersebut.

Berdasarkan pengumuman RUPO yang dipublikasikan FREN, agenda yang akan diajukan manajemen dalam RUPO adalah penjelasan dan pertangunggjawaban FREN atas kelalaian terhadap ketentuan perjanjian perwaliamanatan dan usulan
restrukturisasi penyelesaian utang obligasi perseroan.

Salah satu bank yang menjadi pemegang obligasi FREN mengakui kalau opsi membangkrutkan dan meminta lelang aset merupakan salah satu usulan yang akan diajukan dalam RUPO.

"Opsi itu memang ada. Namun membangkrutkan dan melakukan pelelangan aset kan bukan jalan yang mudah. Namun usulan kesana memang ada. Tapi kita lihat saja nanti," ujar manajemen bank swasta tersebut saat dihubungi detikFinance.

Sementara Corporate Secretary FREN Chris Taufik ketika dikonfirmasi enggan berkomentar soal usulan tersebut. Chris hanya mengatakan, manajemen akan menawarkan usulan restrukturisasi kepada para pemegang obligasi.

"Agenda tetap sama dengan yang telah dipublikasikan. Belum ada perubahan," ujarnya.
(dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads