Untuk jangka waktu tiga bulan pertama tahun 2009, UNTR telah membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 6,97 triliun, atau mengalami peningkatan 20% dibandingkan pendapatan bersih pada triwulan pertama tahun 2008.
"Kenaikan ini sebagian besar disebabkan oleh peningkatan produksi batubara dan volume pemindahan tanah (overburden removal) dari unit usaha Kontraktor Penambangan (Mining Contracting) yang memberikan kontribusi pendapatan bersih sebesar 47% terhadap total pendapatan bersih perseroan di tahun ini," bunyi penjelasan UNTR, Rabu (29/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejalan dengan peningkatan pendapatan bersih, laba kotor perseroan juga meningkat sebesar 61% dari Rp 1,03 triliun menjadi Rp 1,65 triliun pada tahun ini. Demikian juga dengan laba usaha perseroan mengalami peningkatan dari Rp 780 miliar menjadi Rp 1,33 triliun.
Total aset UNTR per triwulan I-2009 mencapai Rp 22,771 triliun naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 14,964 triliun.
(ir/qom)











































