Paket Ito Masukkan Daftar Kandidat Direksi BEI ke Bapepam

Paket Ito Masukkan Daftar Kandidat Direksi BEI ke Bapepam

- detikFinance
Rabu, 29 Apr 2009 15:23 WIB
Paket Ito Masukkan Daftar Kandidat Direksi BEI ke Bapepam
Jakarta - Paket calon direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang bakal dipimpin oleh Komisaris Utama PT Bahana Securities Ito Warsito baru saja mendaftarkan kandidat-kandidatnya ke Badan Pengawas Pasar Modal & Lembaga Keuangan (Bapepam-LK). Paket Ito mendapat dukungan suara di atas 50%.

"Ini kami sedang mendaftarkan paket pak Ito," ujar Direktur PT Danareksa (Persero) Harry Wiguna ketika ditemui di gedung Bapepam-LK, Lapangan Banteng, Jakarta, rabu (29/4/2009).

Paket Ito akan tersusun sebagai berikut:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  1. Direktur Utama: Ito Warsito (komisaris utama PT Bahana Securities).
  2. Direktur Perdagangan dan Keanggotaan: Wan Wei Yiong (kepala divisi pemasaran BEI).
  3. Direktur Pengembangan Usaha: Friderica Widyasari Dewi (sekretaris perusahaan BEI).
  4. Direktur Peraturan dan Pengawasan: Uriep Budhi Prasetyo (direktur PT Dhanawibawa Artha Cemerlang).
  5. Direktur Penilaian Perusahaan: Eddy Sugito (direktur pencatatan BEI).
  6. Direktur Teknologi Informasi: Adikin Basirun (direktur utama PT Pacific Dua Ribu Investindo).
  7. Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia: Supandi (kepala divisi perdagangan saham BEI).

Harry mewakili para anggota bursa (AB/sekuritas/broker) yang mendukung paket Ito. Danareksa Sekuritas, anak usaha Danareksa (persero) merupakan salah satu sponsor utama paket Ito.

Danareksa Sekuritas menguasai pangsa pasar sebesar Rp 69,598 triliun (4,16%) dari total nilai transaksi BEI selama periode 1 April 2008 hingga 31 Maret 2009 yang mencapai Rp 1.674,482 triliun.

Dari total 119 AB di BEI, hanya sebanyak 70 AB yang berhak mengajukan kandidat direksi BEI. Total nilai transaksi 70 AB tersebut sebesar Rp 1.570,259 triliun (93,775%).

Menurut sumber detikFinance, dukungan suara kepada paket Ito sudah mencapai 70%. Ketika dikonfirmasi soal ini, Harry enggan mengakui angka sebenarnya. Ia hanya memastikan kalau mayoritas suara AB telah diraih oleh paket Ito.

"Mayoritas lah. Di atas 50%," ujar Harry.

Dengan didaftarkannya paket Ito, berarti sudah dapat dipastikan kalau hanya ada dua paket saja yang akan memperebutkan kursi BEI 1 dalam RUPS 24 Juni mendatang.

Rival paket Ito adalah paket yang akan digalang oleh Direktur Utama PT Panin Sekuritas Tbk I Made Rugeh Ramia. Susunan paket Rugeh sebagai berikut:

  1. Direktur Utama: I Made Rugeh Ramia (direktur utama PT Panin Sekuritas Tbk).
  2. Direktur Perdagangan dan Keanggotaan: Ferry Budiman Tanja (direktur utama PT Ciptadana Securities).
  3. Direktur Pengembangan Usaha: Rosinu (direktur PT Trimegah Securities Tbk).
  4. Direktur Peraturan dan Pengawasan: Hamdi Hassyarbaini (kepala divisi Pengawasan Transaksi BEI).
  5. Direktur Penilaian Perusahaan: A Wishnu Handoyono (direktur utama PT Bhakti Securities).
  6. Direktur Teknologi Informasi: Achmad Zaky Hamid (konsultan IT dan mantan direktur PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia/KPEI).
  7. Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia: Susy Meilina (direktur PT UOB Kay Hian Securities).

Tim sukses paket Rugeh sudah mendaftarkan paketnya ke Bapepam siang tadi. Dukungan yang diperoleh paket Rugeh hanya sekitar 15%. Itu pun setelah mengkonsolidasikan dukungan suara dari paket Direktur Utama PT Relliance
Securities Orias Petrus Moedak.

"Ya sekitar itu lah. Di atas 10% pokoknya," ujar Rugeh.

Semula, Orias akan menggalang paket sendiri yang terdiri atas Direktur Inixindo Didik Partono Rudiarto, Direktur PT Evergreen Capital Rudy Utomo, Direktur Perdagangan FixedIincome dan Derivatif, Keanggotaan, dan Partisipan BEI Guntur Pasaribu, Satuan Pemeriksa Internal BEI Widodo, Direktur PT Nusadana Aset Manajemen Harry S Indijanto dan Kepala Divisi PT Danareksa Sekuritas Happy Hermanto.

Namun, tim sukses paket Orias memutuskan mundur dan menyerahkan seluruh dukungan suara kepada paket Rugeh. Berdasarkan hasil konsolidasi yang dilakukan antara tim sukses paket Orias dan paket Rugeh tadi malam, keduanya memutuskan tidak memecah suara dengan menggalang dua paket.

"Tadi malam kami konsolidasi paket. Hasil konsolidasi menyimpulkan bahwa agar tidak terjadi perpecahan suara dan bisa berdampak pada industri ini ke depannya, kami memutuskan mundur dan memberikan dukungan suara kepada paket Rugeh," ujar Kepala Divisi PT Danareksa Sekuritas Happy Hermanto.

(dro/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads