IHSG Tersengat Sentimen The Fed

IHSG Tersengat Sentimen The Fed

- detikFinance
Kamis, 30 Apr 2009 07:23 WIB
IHSG Tersengat Sentimen The Fed
Jakarta - Hasil pertemuan Bank Sentral AS (Federal reserve) membawa sentimen positif ke pasar. Pasar saham Indonesia pun siap-siap menerima sengatan sentimen positif dari lonjakan bursa-bursa utama dunia.

Dalam pertemuan 2 hari, Federal Open Market Commmite memutuskan untuk mempertahankan suku bunga rendah di kisaran 0-0,25%. The Fed sekaligus memberikan sinyal bahwa perekonomian AS meski masih mengalami kontraksi, namun semakin membaik.

Hasil pertemuan itu sudah direspons positif oleh Wall Street. Pada perdagangan Rabu (29/4/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup menguat hingga 168,78 poin (2,11%0 ke level 8.185,73. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 18,48 poin (2,16%) ke level 873,64 dan Nasdaq menguat 38,13 poin (2,28%) ke level 1.711,94.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sentimen positif langsung berimbas di bursa Asia. Pada perdagangan Kamis (30/4/2009), bursa Tokyo dibuka langsung menguat. Indeks Nikkei-225 tercatat naik hingga 121,84 poin (1,43%) ke level 8.615,61 pada awal perdagangan.

Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sudah berlangsung sejak perdagangan kemarin diprediksi akan berlanjut. Apalagi sejumlah emiten mengumumkan laporan keuangan yang cukup menggembirakan.

Pada penutupan perdagangan saham Rabu (29/4/2009) IHSG naik 48,270 poin (3,02%) menjadi 1.644,185. IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya mengikuti tren bursa-bursa regional.

Flu babi yang sebelumnya sempat memberikan sentimen negatif tampaknya sudah tidak lagi ampuh mempengaruhi pasar. Berikut rekomendasi saham untuk hari ini

Optima Securities:

Smart money Rp 134 miliar kembali mengalir ke bursa, sehingga indeks naik 48 poin atau 3% ke posisi 1.644 dengan nilai transaksi hampir Rp3 triliun. Saham blue chip masih menjadi incaran walaupun kinerjanya turun. Saham lapis dua dan tiga ikut atraktif mengisyaratkan pemodal ritel kembali lagi masuk pasar.

IHSG diperkirakan masih rally mengikuti smart money yang masih masuk ke bursa dengan kisaran 1.590-1.680. Antisipasi data inflasi bisa mendorong sektor perbankan dan properti untuk menjadi katalis penguatan. Beberapa saham pilihan yakni: BNBR, UNTR, PTBA, ISAT, dan BBRI.

Panin Sekuritas:

Menguatnya indeks kemarin didukung oleh sentimen positif dari kinerja emiten pada kuartal I/2009. Selain laporan keuangan emiten, pada jangka pendek beberapa isu yang akan memengaruhi pasar antara lain adalah sidang The Fed pada 30 April, pengumuman inflasi 1 Mei, berita terkait penyakit flu babi, serta perkembangan koalisi partai politik menjelang pengajuan nama capres dan cawapres. Hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak menguat menguji kembali level 1.670.

Kami juga melihat peluang untuk trading pada saham perbankan dan pertambangan. Kisaran support-resistance 1.635-1.670.

eTrading Securities:


Indek hari ini di perkirakan akan rally mengikuti pergerakan regional, meskipun GDP di us tergerus 6,1% di 1Q09. the Fed mengatakan resesi US akan beakhir sebentar lagi dan tidak akan ada perubahan di monetary policy. The Fed mempertahankan diri untuk meningkatkan pembelian treasury & Mortgage securities yang mengisyaratkan kemungkinan resesi yang terburuk segera berakhir. Ben.S.Bernanke melihat sinyal pelambatan kontraksi ketika mencadangkan pilihan untuk menaikkan pinjaman The Fed dan pembelian obligasi untuk mengurangi pembiayaan kredit untuk rumah tangga dan bisnis. Federal Open Market Comitee tetap mempertahankan rate The Fed diantara 0% hingga 0.25%.

Jika semua orang mengharapkan koreksi, market akan melawannya dan sebaliknya. Kita percaya market bergerak +/- 6 bulan sebelum data real berubah, investor melihat signal dari perubahan yang akan datang. Kita merekomendasikan investor untuk tetap optimis dengan perbaikan ekonomi terutama di Indonesia. Beberapa saham yang masih menjadikan dan layak di koleksi yaitu: BUMI, UNTR, LSIP, SGRO, CTRA, ELTY, dan TLKM. Sementara dari pergerakan base metal, rally pada Copper Fut. Recomendasi kita BUY, INCO, TINS dan ANTM.

Dow Jones: Saham US naik dan mendorong indeks S&P 500 ke level yang paling baik sejak tahun 2000, setelah 68% perusahaan - perusahaan mencetak laba yang lebih baik dari prediksi. DreamWorks Animation SKG Inc. +25%, CitiGroup Inc. dan Bank of America Corp. +6.5% setelah ratingnya di-upgrade oleh Fox-Pitt Kelton Cochran Caronia Waller. Bursa US rally setelah mendengar kabar Presiden Barack Obama akan mengumumkan rencana untuk menyatakan bangkrut Chrysler LLC.

Dow Jones +2.1% ke level 8,185.73, S&P 500 +2.2% menjadi 873.64 dan Nasdaq +2.28% menjadi 1,711.94. Saham DreamWorks menjadi $23.87, Goodyear Tire & Rubber Co. dan Hess Corp. menjadi $11.59 dan $56.84 serta Time Warner menjadi $21.98. Gold Futures naik hingga mencapai lebih dari $900 per ons, sedangkan dolar melemah akibat laporan perekonomian US yang tidak sesuai dengan perkiraan dan Copper futures rally di atas $2 per pon. Gold untuk pengiriman bulan Juni 0.8% menjadi $900.05/oz. Keuntungan dari komoditas dan saham dimulai setelah data perekonomian US menunjukkan ekonomi US melemah melebihi perkiraan dan mendorong pelemahan US dollar.

Regional Pagi ini: Nikkei (+3,43%) 8.785,17 Saham Jepang menguat setelah pengeluaran konsumen AS melonjak dalam 2 tahun terakhir dan yen melemah dari US$. Kospi (+1,68%) 1.360,93. S&P/ASX 200 (+2,09%). Straits Times (+2,11%) 1.888,63.

Commodity: CPO (-0.3%) 2.546 RMY, Gold (-0.6%) $895.1/oz, Light Crude Oil (-0.8%) $50.56/barrel, Natural Gas (-1.9%) $3.34/mmbtu, Nickel (+2.55%) $11.075/ton, Tin(+1.6%) $12.290/ton.



(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads