Investor mendapatkan sentimen positif dari laporan keuangan sejumlah emiten yang ternyata tidak seburuk bayangan. Termasuk kinerja perbankan yang tetap mengkilap di tengah himpitan krisis global.
Sentimen positif dari eksternal adalah pernyataan dari Bank Sentral AS (Federal Reserve) bahwa meski mengalami kontraksi, namun perekonomian AS sudah menunjukkan tanda-tanda perbaikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan transaksi mencapai 69.706 kali pada volume 6.313,9 juta lembar saham senilai Rp 2,627 triliun. Sebanyak 105 saham naik, 40 saham turun dan 61 saham stagnan.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer didominasi oleh saham perbankan. Diantaranya adalah BRI (BBRI) naik Rp 350 menjadi Rp 5.600, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 225 menjadi Rp 2825, BNI (BBNI) naik Rp 20 menjadi Rp 1.230, Bank Danamon (BDNM) naik Rp 25 menjadi Rp 2.900, BCA (BBCA) naik Rp 150 menjadi Rp 3.475, BUMI naik Rp 70 menjadi Rp 1.450.
Sementara saham Astra International (ASII) yang kemarin baru saja mengumumkan penurunan laba bersih hampir 17% justru menguat hingga Rp 800 menjadi Rp 16.550.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Barito Pacific (BRPT) turun Rp 10 menjadi Rp 650, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 150 menjadi Rp 15.300, CIMB Niaga (BNGA) turun turun Rp 30 menjadi Rp 690.
(qom/lih)











































