"Kami sedang melakukan pembicaraan dengan dua bank syariah lokal. Satu pelat merah, satu swasta. Nilainya up to Rp 40 miliar," ungkap Direktur Utama HITS, Antonius W Sumarlin usai RUPS Tahunan 2008 di hotel Crowne, Jl Gatot
Subroto, Jakarta, Kamis (30/4/2009).
PT Humpuss Transportasi Curah (HTC), anak usaha HITS, baru saja menandatangani kesepakatan jual beli 7 kapal Tug & Barge senilai Rp 200 miliar dengan PT Dok dan Perkapalan Air Kantung, anak usaha PT Timah Tbk (TINS). "Kapal-kapal tersebut akan digunakan untuk operasional HTC. Pembangunan kapal diperkirakan pada Juni 2009. Operasional kapal-kapal baru ini pada awal 2010," ujar Antonius.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pendanaan eksternal akan dibagi dalam dua jenis. Pertama melalui pembiayaan 2 bank syariah up to Rp 40 miliar. Sisanya sebesar Rp 160 miliar akan menggunakan fasilitas kredit dari PT Dok dan Perkapalan selaku pihak yang membangun kapal. Jadi nanti kita akan membayar dengan mencicil kepada PT Dok dan Perkapalan," papar Antonius.
Sayangnya Antonius belum bisa memberitahu kapan dana pinjaman syariah tersebut akan dikucurkan. "Nanti kami umumkan," ujarnya.
Menurut Antonius, HTC bakal diarahkan menjadi salah satu penopang kinerja perseroan ke depannya. Dengan melakukan pembelian 7 kapal tersebut, lanjut Antonius, pertumbuhan kinerja keuangan HTC akan tumbuh signifikan.
"Perhitungan kami, pertumbuhan kinerja keuangan HTC di tahun 2010 akan mencapai
50 persen. Itu akan memberikan kontribusi positif pada kinerja keuangan HITS," ujarnya.
Pada tahun 2008, HITS membukukan pendapatan sebesar Rp 930,316 miliar dan membukukan rugi bersih sebesar Rp 66,679 miliar. Kerugian terutama disebabkan oleh rugi kurs yang mencapai Rp 139 miliar.
"Tahun 2009 kami masih memproyeksikan akan menerima kerugian. Namun di tahun 2010, proyeksi kami kinerja HITS sudah bisa kembali membukukan laba bersih," ujar Antonius.
(dro/ang)











































