Β
Hal itu disampaikan Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (1/5/2009).
Β
"Mudah-mudahan ya akhir tahun ini," katanya.
Β
Ia mengaku, posisi indeks harga saham gabungan (IHSG) saat ini memang sudah cukup bagus. Maka dari itu, ia akan membawa rencana divestasi ini kepada komite privatisasi untuk segera dibicarakan kembali.
Β
"Menjual BUMN itu harus dapat justifikasi harga yang cocok," jelasnya.
Β
Menurutnya, pihaknya bersama komite privatisasi yang terdiri dari Menteri Keuangan dan menteri dari departemen terkait tersebut masih akan memproses beberapa BUMN yang belum mendapat izin dari DPR.
Β
Perusahaan plat merah yang saat ini sudah mendapat izin DPR dan mengantre untuk masuk bursa antara lain PT Bank Tabungan Negara (BTN), PT Waskita Karya, PT Garuda Indonesia dan PT Pembangunan Perumahan.
(ang/ir)











































