"Opsi menerbitkan obligasi masih terus kami kaji. Jika kondisinya memungkinkan, bisa kami lakukan tahun ini," ujar EVP Coordinator Finance & Strategy and CFO BMRI, Pahala N Mansury usai RUPS Tahunan di Plasa Mandiri, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (4/5/2009).
Pahala mengatakan, dalam rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) tahun 2009, perseroan masih melanjutkan opsi menerbitkan obligasi. Saat ini perseroan masih terus melakukan pengkajian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya Pahala belum bisa memastikan berapa nilai obligasi yang paling memungkinkan untuk diterbitkan BMRI.
"Nilainya sangat tergantung pasar. Namun untuk saat ini, menerbitkan obligasi denominasi dolar AS sangat mahal. Tapi ini bukan berarti kami pasti menerbitkan obligasi rupiah. Masih dijajaki," ujarnya.
Menurutnya, untuk menerbitkan obligasi paling tidak pengkajian akan memakan waktu dua hingga tiga bulan. Pahala juga mengatakan perseroan belum menunjuk penasihat keuangan (financial advisor) untuk keperluan tersebut.
"Masih kami pantau terus kondisi pasar. Financial advisor belum ditunjuk. Kalau memungkinkan, bisa saja tahun ini," ujarnya.
(dro/ir)










































