"Pemerintah belum memberi respons soal usulan tersebut," ujar EVP Coordinator Finance & Strategy and CFO BMRI, Pahala N Mansury usai RUPS Tahunan di Plaza Mandiri, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (4/5/2009).
Manajemen BMRI memang mengusulkan pemerintah mau melepas sebagian sahamnya agar menambah kepemilikan publik menjadi 40%. Tujuannya, agar perseroan mendapat kelonggaran pajak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh sebab itu, ia belum dapat memastikan kapan realisasi penambahan jumlah saham publik dapat dilaksanakan.
"Bisa saja tahun ini, atau tahun depan, atau tidak jadi. Semuanya tergantung pemerintah," ujarnya.
Pemerintah sendiri melalui kementerian negara BUMN, menyatakan belum memikirkan usulan tersebut. Alasannya, dari sudut pandang pemerintah opsi yang diajukan BMRI tidak terlalu menguntungkan pemerintah, karena baik pajak ataupun dividen, keduanya masuk dalam kas negara.
(dro/ir)











































