Review IHSG: Banking Diserang Profit Taking

Review IHSG: Banking Diserang Profit Taking

- detikFinance
Selasa, 05 Mei 2009 17:15 WIB
Review IHSG: Banking Diserang Profit Taking
Jakarta - Siang tadi BI kembali menurunkan suku bunga acuan BI Rate sebesar 25 bps ke level 7,25% setelah data inflasi bulan April yang rendah. Hal ini dilakukan BI untuk merespons perkembangan perekonomian dunia yang membaik dan menjaga aliran dana masuk ke Indonesia.

Penurunan BI Rate ini sesuai dengan ekpektasi investor dan bahkan telah tercermin pada harga saham sehingga menciptakan sentimen sell-on-news pada hari ini.

Hari ini IHSG mengalami aksi profit taking yang cukup signifikan dan ditutup melemah 16 poin (0.9%) ke level 1772 dan mematahkan rally selama 5 hari terakhir ini. Trading value mencapai Rp7,06 triliun dengan volume perdagangan mencapai 23,3 juta lot. Investor asing membukukan net-buy sekitar Rp400 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sektor banking terkena aksi profit taking yang paling parah hari ini seiring sentimen sell-on-news pada pengumuman BI Rate siang tadi. BBCA -1.4%, BBRI -4.7%, BMRI -2.5%. Sektor perdagangan dan Infrastruktur diwakili oleh pelemahan ISAT -6.2%, TLKM -3.1%, UNTR -3.7% dan CMNP -15.3%.

Namun beberapa saham sektor tambang kembali melanjutkan rally-nya seiring terus menguatnya harga minyak dunia yang saat ini berada di kisaran level $53,8/barrel. ITMG +11%, BUMI +1.8%, INCO +2.2%, TINS +11.4% dan ANTM +6.2%.

Indeks diperkirakan telah kehilangan momentum bullishnya dan cenderung bergerak konsolidasi selama pekan ini. Pergerakan koreksi akan membawa indeks berada pada support 1729 dan resistance di 1824.

(etr/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads