Batavia Finance Pasang Harga IPO Rp 110

Batavia Finance Pasang Harga IPO Rp 110

- detikFinance
Kamis, 07 Mei 2009 10:27 WIB
Batavia Finance Pasang Harga IPO Rp 110
Jakarta - PT Batavia Prosperindo Finance (Batavia Finance) menetapkan harga penawaran umum perdana sahamnya (Initial Public Offering/IPO) sebesar Rp 110 per saham. Pencatatan (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap dijadwalkan pada 19 Mei 2009.

"Harga IPO ditetapkan sebesar Rp 110 per saham," ujar Direktur Utama PT Panin Sekuritas, I Made Rugeh Ramia saat dihubungi detikFinance, Kamis (7/5/2009).

Panin Sekuritas merupakan pihak yang ditunjuk Batavia Finance sebagai penjamin emisi IPO. Batavia Finance akan melepas 450 juta saham baru atau setara dengan 45% ke publik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini pemegang saham Batavia Finance adalah PT Batavia Prosperindo Sekuritas (99,9975%) dan Rudy Johansen 0,0025%. Pasca IPO, komposisi pemegang saham menjadi PT Batavia Prosperindo Sekuritas 54,99%, Rudy Johansen 0,0019%, serta publik 45%.

Dengan harga IPO sebesar Rp 110 per saham, berarti dana yang akan diperoleh Batavia Finance melalui aksi korporasi ini sebesar Rp 49,5 miliar. Dana hasil IPO akan digunakan untuk mendanai target pembiayaan perseroan tahun ini.

Tahun ini, Batavia Finance membidik pembiayaan sebesar Rp 420-430 miliar. Komposisi pendanaannya menggunakan kombinasi kas internal, pinjaman perbankan dan pendanaan IPO. Pendanaan perbankan dibidik sekitar Rp 150 miliar. Perseroan sudah mendapat komitmen pinjaman dari BRI, BNI dan Bank DKI.

Masa penawaran awal (bookbuilding) telah digelar pada 2-17 April 2009. Semula, pernyataan efektif Bapepam diharapkan bisa diperoleh pada 6 Mei 2009. Namun hingga hari ini belum diperoleh perseroan.

"Pernyataan efektif kemungkinan sekitar 3 hari lagi. Masih ada yang harus kami persiapkan hari ini. Sore ini dokumen lengkapnya kami serahkan ke Bapepam. Masa penawaran mungkin berubah dari jadwal semula. Namun tergantung efektif dari Bapepam," ujar Rugeh.

Semula masa penawaran dijadwalkan pada 11 hingga 13 Mei 2009 dan pencatatan listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 19 Mei 2009. "Jadwal listing belum berubah," ujarnya.

(dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads