Pergerakan IHSG yang masih bisa positif ini karena aliran dana yang makin deras ke lantai bursa. Alhasil, jika dana masuk makin banyak, IHSG pada perdagangan Jumat (8/5/2009) bisa kembali positif.
Harga minyak yang masih bertahan tinggi di level US$ 56,71 per barel akan membuat saham-saham tambang manjadi idola pelaku pasar. Keluarnya hasil setress test 19 bank di AS yang tidak butuh tambahan modal banyak juga cukup melegakan pelaku pasar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Kamis waktu AS (7/5/2009), indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup merosot 102,43 poin (1,2%) ke level 8.409,85. Indeks Standard & Poor's 500 juga turun 12,14 poin (1,32%) ke level 907,39, Nasdaq turun 42,86 poin (2,44%) ke level 1.716,24.
Sedangkan IHSG pada penutupan perdagangan saham Kamis (7/5/2009) menguat 30,516 poin (1,7%) menjadi 1.828,852.
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.
Optima Securities
Indeks terus rally 30 poin ke posisi 1.828 dipicu sentimen bursa utama regional yang menguat di atas 2%. Aliran smart money menyebabkan nilai transaksi cukup fantastis di atas Rp 8 triliun yang merupakan rekor tertinggi sepanjang 2009. Sektor yang menjadi penopang indeks masih tetap pertambangan dan perkebunan yang menguat di atas 3%. Selanjutnya bursa menunggu hasil stress test di AS yang bila hasilnya baik maka bakal kembali rally mencoba menembus level 1.850. Pergerakan indeks dikisaran 1.780-1.870 dengan saham pilihan: TINS, BBRI, TRUB, ENRG dan SMGR.
Panin Sekuritas
IHSG terlihat bergerak menguat +1,69% ditutup pada 1.828,852 dengan nilai transaksi yang mencapai Rp 8,92 triliun. Kenaikan indeks dipengaruhi oleh menguatnya bursa regional menyusul optimisme dari hasil stress test perbankan di AS. Beberapa indikator/data ekonomi dari dalam negeri, seperti penurunan BI Rate, kinerja ekspor, serta cadangan devisa, juga turut menjadi katalis positif bagi indeks. Saham grup Bakrie, seperti BUMI, UNSP, ELTY, DEWA terlihat bergerak aktif dan tercatat menjadi indeks mover dalam perdagangan kemarin. Hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak menguat meski tekanan jual/profit taking mulai membayangi pergerakan indeks. Kisaran support-resistance 1.793-1.857.
(ir/ir)











































