"Obligasi yang akan diterbitkan nilainya hingga Rp 500 miliar," ujar Direktur GZCO, Enggan Nursanti usai RUPS Tahunan di Grand Hyatt, Jakarta, Jumat (7/5/2009).
Pemegang saham GZCO baru saja menyetujui agenda akuisisi 9 kebun sawit dan penerbitan obligasi untuk dana akuisisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penerbitan obligasi kalau bisa semester I-2009, karena rencana akuisisi 9 kebun sudah dalam proses," ujarnya.
GZCO saat ini sedang melakukan pendekatan dengan 9 kebun sawit dengan luas lebih dari 80 ribu hektar di Sumatera dan Kalimantan. Nilainya diperkirakan tidak sampai Rp 500 miliar.
"Pendanaannya akan menggunakan kombinasi perbankan, hasil obligasi dan sisa dana IPO," ujar Nursanti.
Dana sisa IPO masih ada sebesar Rp 287 miliar, sedangkan pendanaan perbankan masih dijajaki, belum final.
"Berapa dana yang akan digunakan dalam akuisisi ini tergantung nilai kebun-kebun sawit tersebut. Perkiraan kami di bawah Rp 500 miliar. Namun belum final. Oleh sebab itu komposisi pendanaan persisnya belum kami ketahui," ujarnya.
(dro/ir)











































