Demikian hal itu dikemukakan oleh Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil usai shalat
Jumat di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (8/5/2009).
"Kita ambil 10 persen. BNI memerlukan dana untuk memperkuat CAR," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun lalu, pemerintah memutuskan menarik dividen BNI sebesar Rp 29,4 per
lembar. Nilai tersebut setara dengan 50 persen laba tahun 2007, berarti total
dividennya mencapai Rp 449 miliar.
Walau porsi dan nilainya jauh lebih kecil dari dividen tahun lalu, ia mengatakan
hal tersebut tidak akan menjadi masalah.
"Bagi pemegang saham itu kan tidak ada bedanya, Kalau dividen tidak bayar kan
jadi banyak simpanan di bank, nanti akan kembali kepada kinerja perusahaan yang
lebih baik," ujarnya.
(ang/lih)











































