Pelaku pasar menyerbu saham-saham grup Bakrie,-- minus Bumi Resources--, karena dianggap paling atraktif dalam memberikan gain. Terlebih beberapa saham grup Bakrie juga ada yang memakai fasilitas marjin.
Sementara saham BUMI, menjadi satu-satunya saham grup Bakrie dari tujuh saham Bakrie, yang terkena aksi ambil untung yang dilakukan pelaku pasar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan saham Jumat (8/5/2009) IHSG menguat 33,680 poin (1,84%) menjadi 1.862,532. Pada sesi satu IHSG naik 11,678 poin (0,64%) menjadi 1.840,530.
Indeks LQ-45 naik 7,579 poin (2,11%) menjadi 367,221 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 8,515 poin (2,83%) menjadi 308,978.
Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 163.044 kali, dengan volume 18.389 miliar unit saham, senilai Rp 7,519 triliun. Sebanyak 145 saham naik, 53 saham turun dan 57 saham stagnan.
Saham-saham yang naik harganya antara lain, Energi Mega Persada (ENRG) naik Rp 30 menjadi Rp 310, Darma Henwa (DEWA) naik Rp 6 menjadi Rp 164, Bakrie Sumatra Plantations (UNSP) naik Rp 110 menjadi Rp 810, Bakrie & Brothers (BNBR) naik Rp 3 menjadi Rp 86, Bakrieland Development (ELTY) naik Rp 5 menjadi Rp 215, Bakrie Telecom (BTEL) naik Rp 6 menjadi Rp 113, dan Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 180 menjadi Rp 1.910.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 30 menjadi Rp 1.930, Telkom (TLKM) turun Rp 150 menjadi Rp 7.600 dan Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 350 menjadi Rp 19.150.
Bursa saham Asia hari ini kebanyakan menguat seperti Hang Seng naik 1%, KOSPI naik 0,79%, Nikkei naik 0,5%, Shanghai naik 1,09%, dan Taiwan naik 0,17%. Sedangkan STI Singapura turun 0,54%.
(ir/qom)











































