Pasar Semangat Kumpulkan 132 Poin

Review Sepekan

Pasar Semangat Kumpulkan 132 Poin

- detikFinance
Sabtu, 09 Mei 2009 08:39 WIB
Pasar Semangat Kumpulkan 132 Poin
Jakarta - Pekan ini menjadi pekan terbaik Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) karena berhasil menggapai level 1.862 yang tertinggi sejak 12 September 2008 .

Investor baik lokal maupun asing bersemangat turun ke lantai bursa karena banyak sentimen positif. Penurunan BI Rate di 7,25%, penguatan rupiah, dan bursa regional yang positif memberikan dukungan yang menggemberikan.

Saham-saham grup Bakrie yang lama dijauhi investor mulai kembali dikoleksi seiring membaiknya kinerja grup perusahaan itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dibuka pada awal pekan Senin 4 Mei di level 1.729,582 dan ditutup pada posisi 1.862,532 pada 8 Mei, membuat IHSG selama sepekan ini berhasil mengoleksi 132,95 poin ataun aik 7,69 persen.

Berikut review saham sepekan dari Panin Sekuritas, Sabtu (9/5/2009).

Review:

IHSG sepanjang pekan lalu bergerak menguat +7,69% dari pembukaan 1.729,58 hingga ditutup pada 1.862,53 mengikuti gerak bursa regional. Pergerakan bursa regional didorong oleh sinyal membaiknya perekonomian global. Tanda pulihnya perekonomian dari resesi global mendorong investor asing melirik kembali emerging market.

Kenaikan indeks juga didukung oleh melonjaknya nilai transaksi yang rata-rata Rp 7 triliun sepanjang pekan lalu. Pengumuman turunnya BI Rate serta hasil stress test perbankan di AS juga direspons positif oleh investor. Harga minyak mentah dan komoditas juga bergerak menguat seiring dengan antisipasi demand akan meningkat pasca pulihnya perekonomian. Hampir semua saham unggulan bergerak menguat. Saham ASII, BUMI, INCO, PGAS menjadi pendorong gerak indeks terbesar.

Rekomendasi:

Pekan depan kami perkirakan indeks masih akan bergerak dalam trend menguat meskipun relatif terbatas. Optimisme pemulihan ekonomi diperkirakan masih menjadi pendorong gerak indeks pada pekan ini. Data cadangan devisa, kinerja ekspor, rendahnya inflasi serta terus menguatnya nilai tukar rupiah masih menjadi katalis positif bagi indeks.

Disisi lain, investor juga masih akan mencermati pengumuman koalisi dan pasangan capres-cawapres. Hingga pekan lalu baru satu pasang capres-cawapres yang memastikan diri menuju pemilu Presiden 2009, yaitu Jusuf Kalla-Wiranto. Pelaku pasar masih menanti siapakah yang akan diusung SBY sebagai cawapres nantinya. Hal ini relatif penting dan dinanti menyangkut apakah cawapres yang dipilih nantinya cukup "favorable" bagi pasar, serta efeknya terhadap dunia politik nasional.

Secara teknikal indeks masih berada dalam trend bullish. Beberapa indikator sudah menunjukkan kondisi overbought, meski momentum indikator masih terus menunjukkan kenaikan. Kami perkirakan pekan ini indeks akan bergerak dalam kisaran support-resistance 1.812-1.924.

(ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads