Demikian dikemukakan oleh Deputi Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Bidang Jasa dan Usahanya Lainnya Muchayat di kantor cabang PT Bio Farma di Gedung Arthaloka, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (11/5/2009).
"Dia itu paling lama privatisasinya, mungkin di tahun 2011," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, mengenai suntikan dana yang akan diberikan oleh PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), ia mengatakan akan dicairkan dalam waktu dekat. Pasalnya, rencana tersebut sudah mendapat restu dari Departemen Keuangan dan Kementerian Negara BUMN.
"Dari Depkeu sudah lampu hijau, dari kita juga sudah oke," ungkapnya.
Sebelumnya, Waskita Karya meminta suntikan modal sebesar Rp 400-Rp 500 miliar kepada PPA. Saat ini, PPA sedang mencari konsultan untuk membantu restrukturisasi tersebut. (ang/ir)











































