Transaksi saham juga sangat besar hingga mencapai Rp 8,9 triliun yang merupakan campuran antara dana investor asing dan lokal. Pelaku pasar melakukan aksi ambil untung karena saham-saham dinilai sudah tidak murah lagi.
Transaksi marjin yang mulai banyak digunakan investor paling besar dilakukan pada transaksi saham grup Bakrie. Meski mengalami penurunan, namun tren IHSG diprediksi masih positif. Â
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks LQ-45 turun 8,879 poin (2,42%) menjadi 358,342 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 6,625 poin (2,14%) menjadi 302,353.
Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 199.998 kali, dengan volume 23,569 miliar unit saham, senilai Rp 8,954 triliun. Sebanyak 110 saham naik, 108 saham turun dan 52 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya antara lain Telkom (TLKM) turun Rp 200 menjadi Rp 7.400, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 100 menjadi Rp 2.625, Timah (TINS) turun Rp 105 menjadi Rp 1.920, Astra International (ASII) turun Rp 1.800 menjadi Rp 19.750 dan International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp 125 menjadi Rp 3.850.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 70 menjadi Rp 2.000, Bakrie & Brothers (BNBR) naik Rp 3 menjadi Rp 89, Bakrie Telecom (BTEL) naik Rp 16 menjadi Rp 129, Darma Henwa (DEWA) naik Rp 6 menjadi Rp 170, Energi Mega Persada (ENRG) naik Rp 40 menjadi Rp 350 dan Bakrie Sumatra Plantations (UNSP) naik Rp 20 menjadi Rp 830.Â
Sementara bursa saham Asia pada hari ini bervariasi seperti Hang Seng turun 1,74%, KOSPI naik 0,21%, Nikkei naik 0,2%, Shanghai turun 1,75%, STI Singapura turun 3,12%, dan Taiwan naik 0,97%.
(ir/qom)











































