"Kebijakan direksi akan mengajukan dividen sebesar 45% dari laba bersih 2008," ujar Corporate Secretary ADRO, Andre J Mamuaya dalam jumpa pers di Bursa Efek Indonesia, SCBD, Jakarta, Selasa (12/5/2009).
Pada tahun 2008, ADRO membukukan laba bersih sebesar Rp 887,198 miliar. Mengacu pada rencana dividen 45%, total nilai dividen 2008 yang akan dibagikan sebesar Rp 399,239 miliar atau sekitar Rp 35 per saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, ADRO juga berencana mencairkan fasilitas pinjaman dari International Finance Corporation (IFC) pada Juni mendatang. Besarannya masih dibahas.
"Kita punya fasilitas pinjaman dari IFC sebesar US$ 122 juta untuk satu setengah tahun. Besaran yang akan kami cairkan tahun ini masih dibahas. Namun dananya akan digunakan untuk capex kita tahun ini," ujar Andre.
(dro/qom)











































