"Investasi pembangunan The Infinity sebesar Rp 400 miliar,β ujar Direktur LPKR, Jopy Rusli dalam keterangannya, Rabu (13/5/2009).
The Infinity merupakan menara apartemen kelima dalam megaproyek terkini LPKR di kawasan Kemang, Jakarta Selatan yang diberi nama Kemang Village. Total nilai investasi megaproyek dengan 7 menara ini mencapai Rp 12 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati bisnis properti diprediksi melambat dalam beberapa tahun ke depan, namun bisnis properti LPKR belum menunjukkan tanda-tanda perlambatan.
"Segmen kami memang kelas menengah atas. Jadi tidak terlalu terpengaruh krisis," ujar Jopy.
The Infinity merupakan menara yang akan ditawarkan bagi kalangan kelas atas. Harga jual apartemen di menara ini mulai dari Rp 2 miliar.
"The Infinity memang merupakan produk properti bagi konsumen yang menyukai eksklusivitas," ujarnya.
Meski belum diluncurkan secara resmi, Jopy mengatakan, permintaan beli atas properti di menara ini sudah mencapai Rp 70 miliar dan sekitar 20% dari total unit sebanyak 174 unit telah dipesan.
"Kami juga bekerjasama dengan Bank Permata yang menawarkan KPA dengan bunga fixed selama 2 tahun, tahun pertama 6,85% dan tahun kedua 9,29%, selanjutnya floating," katanya.
Proyek Kemang Village superblok yang berlokasi di kawasan Kemang di Jakarta Selatan.Β Peluncuran tower-tower tersebut dibagi dalam dua tahap. Pada periode 2007-2008, perseroan telah meluncurkan 4 tower dari total 7 menara yang direncanakan.
(dro/lih)











































