Menkeu Belum Restui Green Shoe BNI

Menkeu Belum Restui Green Shoe BNI

- detikFinance
Kamis, 14 Mei 2009 08:04 WIB
Menkeu Belum Restui Green Shoe BNI
Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) belum mendapat lampu hijau untuk melepas saham green shoe meski harga saham perseroan cenderung bergerak naik mendekati harga Rp 2.000.
Β 
Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Sofyan Djalil mengatakan pelaksanaan aksi korporasi tersebut tergantung dari kebutuhan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2009.
Β 
"Kita belum tahu, itu kan kebutuhan dana untuk APBN. Tapi sampai sekarang Menteri Keuangan enggak minta, jadi belum bisa dilakukan," katanya usai rapat kerja bersama Komisi Vi DPR di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2009) malam.
Β 
Menurutnya, jika APBN tidak membutuhkan dana aksi korporasi BNI itu, maka pihaknya akan menunggu sampai mencapai harga yang sesuai.
Β 
"Kalau APBN tidak butuhkan kita tunggu sampai harga yang baik lah," ungkapnya.

BNI ketika melakukan penawaran umum kedua pada Juli 2007 menerbitkan 1,99 miliar saham baru (rights issue), penjualan saham pemerintah sebanyak 1,50 miliar saham, dan mempersiapkan saham green shoe sebanyak 473,89 juta saham.

Green Shoe adalah penambahan jumlah penawaran saham oleh penjamin emisi ketika melakukan penawaran saham. Tujuan green shoe biasanya untuk mengurangi volatilitas harga saham setelah pencatatan saham di bursa. Green shoe juga bisa digunakan untuk menstabilkan harga saham ketika sedang anjlok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan saham Rabu kemarin (13/5/2009) saham BNI dengan kode BBNI ada di level Rp 1.510 per saham.

(ang/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads