Demikian dikemukakan oleh Menteri Negara Negara BUMN Sofyan Djalil usai rapat kerja bersama Komisi VI DPR di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2009) malam.
"Kita sedang minta waktu ke komite privatisasi. Kalau tidak terlalu mendesak kita tunda sampai kuartal ke IV," katanya.
Ia mengatakan, saat ini pihaknya akan terus memantau kondisi pasar beserta seluruh faktor yang bisa menjadi sentimen pasar, baik itu negatif maupun positif.
Pemerintah juga mengharapkan, pemilihan presiden yang akan datang bisa berjalan dengan baik sehingga bisa menjadi sentimen positif dan menaikkan posisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
"Moga-moga semua berjalan lancar dengan baik, jadi keadaan bisa baik," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Oleh sebab itu jika tidak terlalu mendesak kita tunda saja dulu. Tapi persiapan supaya disiapkan dulu," imbuhnya.
Perusahaan plat merah yang sudah mengantre untuk memasuki lantai PT Bursa Efek Indonesia (BEI) antara lain PT Bank Tabungan Negara, PT Garuda Indonesia, PT Pembangunan Perumahan dan PT Waskita Karya.
(ang/ir)











































