Partai politik mau tidak mau harus mengumumkan nama capresnya paling lambat hari ini karena Sabtu besok (16/5/2009) adalah hari terakhir pendaftaran nama capres ke komisi pemilihan umum. Pelaku pasar menduga setidaknya ada tiga pasangan yang akan maju dari kubu SBY, kubu JK dan kubu Megawati.
Pelaku pasar memprediksi PDB Indonesia masih akan mencatat pertumbuhan positif meski cenderung turun karena kondisi ekonomi global yang sedang dilanda krisis. Ekonomi RI yang masih bisa tumbuh akan memberi sentimen positif karena banyak negara lain yang pertumbuhannya negatif akibat terseret krisis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG juga akan mengikuti pergerakan bursa saham regional. Indeks Nikkei Jepang pada Jumat pagi ini dibuka menguat 56,48 poin (0,62%) menjadi 9.150,21.
Nikkei mengikuti penguatan saham-saham di bursa Wall Street yang mulai rebound. Investor kembali mengkoleksi saham-saham finansial dan teknologi yang kemarin mendapat tekanan jual besar.
Namun volume perdagangan yang sangat tipis mengindikasikan bahwa pasar kemungkinan sedang kehilangan greget sentimen besar.
Pada perdagangan Kamis (15/5/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup menguat 46,43 poin (0,56%) ke level 8.331,31. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 9,15 poin (1,04%) ke level 893,07 dan Nasdaq menguat hingga 25,02 poin (1,5056) ke level 1.689,21.
Sedangkan IHSG pada penutupan perdagangan saham Kamis (14/5/2009) terjungkal 66,329 poin (3,58%) menjadi 1.785,003.
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan securities
Optima Securities
Kondisi bursa yang fully overbought sejak lama menemukan momentum koreksi seiring turunnya bursa regional diatas 2%. Indeks melemah 66 poin setara 3,6% ke level 1.785 membuat rally ke 1.900 tertunda sementara.
Bursa saat ini sedang mencari keseimbangan baru mendekati middle Bollinger band sehingga cukup wajar bila terkoreksi. Selanjutnya arah pergerakan bursa akan dipengaruhi data PDB kuartal I 2009 yang diumumkan BPS hari ini. Kisaran pergerakan ada di level 1.720-1.880 dengan pilihan saham: UNVR, BNBR, UNTR, HEXA dan TRUB.
Panin Sekuritas
IHSG kemarin anjlok -3,58% didorong oleh aksi jual terhadap saham grup Bakrie yang beberapa pekan terakhir mendominasi pergerakan bursa. Melemahnya bursa regional menyusul turunnya penjualan ritel AS menjadi trigger bagi investor untuk merealisasikan keuntungan di saham Grup Bakrie. Turunnya penjualan ritel di AS memberikan sinyal pulihnya perekonomian tidak secepat yang diekspektasikan oleh investor global. Harga komoditas yang sebelumnya tengah bergerak dalam trend menguat juga mengalami penurunan. Hari ini kami perkirakan indeks masih akan bergerak melemah dengan kisaran support-resistance 1.761-1.798.Β eTrading Securities
Hari ini pengumuman GDP, perkiraan konsensus naik 4,4%. Angka ini lebih rendah dari sebelumnya 6,1% 4Q08. Indonesia masih memcatat petumbuhan, sementara negara seperti Jepang, US dan Eropa sudah mencatat pertumbuhan negative untuk beberapa kuartal. Ekonomi Indonesia masih di dukung oleh konsumsi domestik dan belanja negara yang berkisar 60% dari total ekonomi. Sementara data export 1Q09 masih lebih besar dari import dan mencatat surplus $4,3bn di 3M09, namun penurunan akan terlihat dari investasi.
Market terkoreksi tajam kemarin, IHSG -3,6% dan di bawah level 1,800 atau tepatnya 1,785. Saham Indonesia saat ini sudah tidak murah secara PER, namun ini tidak terjadi hanya di indonesia tetapi global. Saya sedikit berbeda pendapat dengan beberapa institusi yang masih ragu dengan rally dari saham 2 bulan terakhir ini. PER bukan menjadi valuasi yang bisa menjadi acuan di saat krisis seperti ini. Karena 'E' masih tidak bisa di perkirakan tetapi Nilai Asset bisa menjadi alasan kenapa market kita rally. Saat ini market sudah memasuki tahap recovery sentimen terhadap riskier asset seperti saham, selanjutnya pertumbuhan akan mengkonfirmasi bullish trend dari market Indonesia. (ir/ir)











































