Schroder Bidik Dana Kelolaan Baru Rp 1 Triliun di 2009

Schroder Bidik Dana Kelolaan Baru Rp 1 Triliun di 2009

- detikFinance
Senin, 18 Mei 2009 17:24 WIB
Schroder Bidik Dana Kelolaan Baru Rp 1 Triliun di 2009
Jakarta - PT Schroder Investment Management Indonesia menargetkan pengelolaan dana baru sebesar Rp 1 triliun di 2009. Perseroan optimis dapat meraih target tersebut mengingat kondisi ekonomi sudah mulai stabil.

"Target dana kelolaan baru tahun ini sekitar Rp 1 triliun," ujar Direktur Utama PT Schroder Investment Management Indonesia Michael Tjoajadi dalam jumpa pers di gedung Bursa Efek Indonesia, SCBD, Jakarta, Senin (18/5/2009).

Ia mengatakan, total dana kelolaan perseroan hingga April 2009 telah mencapai Rp 24,46 triliun per april 2009 atau naik 19% dibanding periode yang sama tahun 2008. Sebagian besar disumbangkan dari produk reksa dana saham.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sejauh ini target kita masih sejalan dengan pertumbuhan industri reksa dana. Dana kelolaan para manager investasi mencapai Rp 98 triliun dan target industri sampai akhir tahun mencapai Rp 100 triliun," ujarnya.

Ia juga mengatakan, target dana kelolaan baru perseroan sebesar Rp 1 triliun dapat dicapai, mengingat kondisi makro ekonomi sudah stabil.

"Pertumbuhan ekonomi cenderung membaik, kondisi ini menarik minat para investor untuk masuk ke Indonesia," ujarnya.

Salah satu upaya perseroan mencapai target tersebut adalah dengan memasarkan produk reksa dana terbarunya yang berbasis syariah bernama Reksa Dana Syariah Balanced Fund.

Produk ini memiliki acuan Nilai Aktiva Bersih (NAB) sebesar Rp 1.000 per unit pada Senin (18/5). Ia mengatakan, minimal investasi dalam reksa dana baru ini adalah Rp 5 juta dan untuk investasi tambahan (top up) sebesar Rp 1 juta. Sementara biaya pengalihan dikenakan sebesar 0,5% dan biaya pembelian dikenakan sebesar 1,5%.

Perseroan berencana akan menawarkan unit penyertaan Schroder Syariah Balanced Fund secara kontinyu hingga mencapai 1 miliar unit.

"Dan jumlah ini masih bisa ditingkatkan lagi dengan persetujuan dari Bapepam -LK," ujarnya

Bertindak sebagai agen pemasaran reksa dana ini adalah Bank Commonwealth, PT Bank Danamon Tbk, Bank Internasional Indonesia, Royal Bank of Scotland, Standard Chartered Bank, dan Bank UOB Buana. Sedangkan yang bertindak menjadi bank custodian dalam produk ini adalah Deutsche Bank.

(dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads