Utang Holcim Berkurang US$ 50 Juta

Utang Holcim Berkurang US$ 50 Juta

- detikFinance
Senin, 18 Mei 2009 18:40 WIB
Utang Holcim Berkurang US$ 50 Juta
Jakarta - PT Holcim Indonesia Tbk (Holcim) sudah membayar sebagian utangnya sebesar US$ 50 juta pada akhir kuartal 2009. Kini jumlah utang Holcim tersisa US$ 280 juta atau berkurang dari posisi akhir 2008 yang mencapai US$ 330 juta.

Demikian disampaikan Direktur Marketing dan Inovasi Holcim Patrick Walser dalam keterangan pers di Hotel Manhattan, Jakarta, Senin (18/5/2009).

"Terbukti hingga saat ini jumlah loan kita sekitar US$ 250-280 juta, jumlah ini menurun besar dibanding akhir 2008. Kita terus akan membayar loan kita jika cash kita terus menunjukan perbaikan seperti saat ini," ungkap Patrick.

2009 Tak Sebaik 2008


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelemahan ekonomi pada tahun 2009 yang berdampak pada sektor konstruksi, membuat Holcim Indonesia melakukan efisiensi biaya dan produktifitas. Menurunnya permintaan semen nasional hingga 6 persen akan membuat pertumbuhan tahun 2009 tidak akan mencapai pertumbuhan pada tahun 2008 yang sebesar 11,5 persen atau 38,1 juta ton.

Namun untuk menurunkan harga semen, Patrick berpendapat hal tersebut tidak bisa dilakukan.

"Kita tidak bisa menurunkan harga karena karena kompetitor kita akan mampu menurunkan lebih rendah lagi, maka salah satu cara untuk meningkatkan nilai tambah kita yakni dengan cara memperbaiki sistem distribusi dan meningkatkan pelayanan serta kualitas," papar Patrick.

Sementara Presiden Direktur Holcim Indonesia Tim Mackay mengatakan, program efisiensi biaya dan pemotongan biaya operasi akan dilakukan pada tahun 2009 ini guna tetap mempertahankan perolehan laba.

"Pada akhir tahun 2008, laba bersih Holcim tumbuh sebesar 67 persen. Pada tahun 2007 laba sebesar Rp 169 miliar mengalami pertumbuhan menjadi Rp 282 miliar," ujar Tim.

Selain itu, lanjut Tim, penjualan domestik dan ekspor meningkat 28 persen atau pada tahun 2007 sebesar Rp 3,755 miliar menjadi Rp 4,803 miliar pada tahun 2008.

Efisiensi bahan bakar juga dilakukan dengan memakai penggunaan bahan bakar alternatif biomass.

Akuisisi Pabrik Semen di Malaysia


Selain itu Holcim juga sudah memasuki tahap akhir dalam akuisisi produksi semen di Johor, Malaysia.

"Kita telah sepakat membeli Holcim Malaysia dengan harga aset termasuk hutang sebesar USD 50 juta," ujar Tim.

Ia menjelaskan, kapasitas produksi semen di Holcim Malaysia mencapai 1,2 juta ton per tahun. "Ini akan menambah nilai perusahaan dan akuisisi tersebut telah mendapatkan persetujuan pemegang saham mayoritas Holcim Indonesia," tutur Tim.

Tim juga mengatakan Holcim Malaysia sudah beroperasi dan pasarnya cukup baik. Holcim Malaysia juga memiliki satu perusahaan pengelolaan limbah Geocycle yang 70 persen sahamnya milik Holcim Indonesia.

Posisi Geografi Holcim Malaysia, lanjut Tim, cukup strategis dan hal tersebut akan meningkatkan nilai ekspor dan memberikan peluang akses ke pasar Sumatera dan Kalimantan dengan biaya yang lebih efisien.

"Akuisisi Holcim Malaysia ini, akan memastikan akses ke sejumlah pasar ekspor penting yang memang pada tahun 2008 produksi ekspor menurun," jelasnya.

Tahun 2008, Holcim Indonesia mengalami penurunan volume penjualan clinker dan semen sebesar 20 persen. "Tahun 2007, penjualan ekspor clinker dan semen mencapai Rp 1,98 juta namun ekspor turun di tahun 2008 menjadi Rp 1,58 juta," tutur Tim.

(dru/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads