Investor mendapatkan angin pendorong dari positifnya bursa-bursa regional setelah mencuatnya harapan perekonomian global akan segera membaik dari resesi.
IHSG terus berada di teritori positif sepanjang perdagangan, dan ditutup berada di level terbaiknya sejak 23 September 2008 ketika IHSG ditutup pada level 1873.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi yang sangat besar hingga Rp 8,234 triliun pada volume 16.965 juta lembar saham dengan frekuensi 168.332. Sebanyak 149 saham naik, 60 saham turun dan 48 saham stagnan.
Saham Bumi Resources (BUMI) masih menjadi motor pergerakan IHSG setelah naik Rp 105 menjadi Rp 2.075. Sementara saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 200 menjadi Rp 2.775, Energi Mega Persada (ENRG) naik Rp 10 menjadi Rp 415, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 150 menjadi Rp 1.890, Timah (TINS) naik Rp 130 menjadi Rp 1.950, Astra International (ASII) naik Rp 1.650 menjadi Rp 19.750.
Sedangkan saham-saham yang masih berada di posisi top losers antara lain Darma Henwa (DEWA) turun Rp 5 menjadi Rp 240, Barito Pacific (BRPT) turun Rp 30 menjadi Rp 1.280, Eterindo Wahanatama (ETWA) turun Rp 50 menjadi Rp 235.
(qom/lih)











































