Wall Street Kembali Melemah

Wall Street Kembali Melemah

- detikFinance
Sabtu, 23 Mei 2009 11:40 WIB
Wall Street Kembali Melemah
New York - Saham-saham di bursa Wall Street berjatuhan pada perdagangan Jumat (22/5/2009) karena munculnya kekhawatiran pada defisit AS yang besar, dan juga penurunan nilai tukar dolar AS dan surat utang pemerintah AS.

Saham-saham dari perusahaan manufaktur besar seperti Caterpillar Inc turun 3,5% pada US$ 34,31. Demikian pula perusahaan keuangan seperti Bank of America juga turun 3% menjadi US$ 11,07.

Pada perdagangan saham tersebut, para investor telah mengurangi posisinya dalam aset dolar karena kehawatiran terhadap utang AS, setelah mencuatnya kekhawatiran tentang penurunan outlook peringkat utang AS.
Β 
Pada perdagangan Jumat (22/5/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup melemah 14,81 poin (0,18%) ke level 8.277,32. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 1,33 poin (0,15%) ke level 887,00 dan Nasdaq melemah 3,24 poin (0,19) ke level 1.692,01.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Para investor mulai menyadari bahwa ke depan suku bunga akan semakin tinggi dan dolar AS akan berada di bawah tekanan," ujar Presiden of Alan B. Lancz & Associates Inc, Alan Lancz, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (23/5/2009).

Saham-saham dari perusahaan produsen emas seperti Newmont Mining Corp (NEM.N) naik 0.9% menjadi U$ 47.04.

Emas sebagai tempat investasi tradisional dalam dua bulan terakhir naik harganya di atas US$ 960 per ons untuk pertama kalinya sejak Maret.

Perdagangan berjalan cukup tipis menjelang libur panjang hingga Senin (25/5/2009). Di New York Stock Exchange, perdagangan mencapai 1,06 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu sebanyak 1,49 miliar. Di Nasdaq, transaksi mencapai 1,62 miliar, di atas rata-rata tahun lalu yang mencapai 2,28 miliar. (dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads