Demikian dikatakan oleh CEO HSBC Indonesia, Rakesh Bathia dalam konferensi pers di Mercantile Club WTC, Jakarta, Senin (25/5/2009).
Rakesh juga mengatakan harga tender offer Bank Ekonomi masih sama dengan harga sewaktu pembelian kemarin. "Harga tender offer masih dalam proses dan harganya masih sama dengan harga lalu yaitu Rp 2.652 per saham," ujarnya.
Ia mengatakan, fokus bisnis Bank Ekonomi ini akan tetap di Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). "Selain itu, Bank Ekonomi juga akan memfokuskan pada korporasi internasional, perbankan konvensional dan institusional," jelas Rakesh.
Akuisisi ini, lanjut Rakesh, akan meningkatkan segmentasi HSBC. Melalui akuisisi ini akan menggandakan keberadaan HSBC di Indonesia menjadi 207 cabang di 26 kota. "Hal ini akan memperluas basis nasabah kita di Indonesia," tuturnya.
Selain itu, Rakesh menjelaskan proses merger masih akan disesuaikan lebih lanjut lagi. "Untuk soal merger perlu persamaan budaya, namun untuk saat ini sekarang lagi melakukan asessment-asessment atau penyesuaian lebih lanjut akan integrasi budaya tersebut. Untuk sementara ini bank ekonomi hanya akuisisi saja, final assessment nanti akan diberitahukan lebih lanjut," papar Rakesh.
Sementara itu, dijadwalkan pada minggu depan HSBC akan memperkenalkan jajaran direksi yang baru dari Bank Ekonomi pasca akuisisi tersebut.
HSBC telah merampungkan akuisisi 88,89% saham PT Bank Ekonomi Raharja Tbk (BAEK) senilai US$ 607,5 juta.
(dru/ir)











































