Malaysia Incar Saham Bakrie Toll Road

Malaysia Incar Saham Bakrie Toll Road

- detikFinance
Selasa, 26 Mei 2009 13:40 WIB
Malaysia Incar Saham Bakrie Toll Road
Jakarta - Operator jalan tol milik pemerintah Malaysia sedang mengincar saham PT Bakrie Toll Road (BTR), anak usaha PT Bakrieland Development Tbk (ELTY). Perseroan tengah menjajaki untuk melepas maksimal 49% saham BTR.

"Salah satu yang berminat saham BTR adalah operator jalan tol milik pemerintah Malaysia," ujar Presiden Direktur ELTY, Hiramsyah S Thaib usai RUPS Tahunan di Rasuna Epicentrum, Jl Rasuna Said, Jakarta, Selasa (26/5/2009).

BTR merupakan anak usaha ELTY dengan kepemilikan saham sebesar 100%. ELTY memang sedang berencana melepas sebagian saham BTR untuk keperluan menggarap sejumlah konsesi ruas tol yang telah dipegang perseroan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami tetap akan menguasai mayoritas saham BTR. Paling banyak dilepas 49%," ujar Hiramsyah.

Menurut Hiramsyah, sudah ada sejumlah investor yang berminat membeli saham BTR, terutama dari kawasan Asia.

"Beberapa investor Timur Tengah juga berminat, seperti dari Qatar. Tapi dari negara tetangga kita juga ada," ujarnya.

Untuk rencana tersebut perseroan telah menunjuk Macquarie sebagai penasihat keuangan. Namun Hiramsyah mengatakan, realisasi pelepasan saham BTR paling cepat dilakukan awal tahun 2010.

"Kami ingin melepas saham BTR setelah salah satu konsesi jalan tol kita beroperasi, agar nilainya juga lebih baik," ujarnya.

BTR saat ini memegang konsesi 5 ruas tol terdiri atas ruas Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, Batang-Semarang, Ciawi-Sukabumi dan Pasuruan-Probolinggo. Total 5 ruas tersebut sekitar 300 kilometer.

Nilai investasi 5 ruas tersebut mencapai Rp 15 triliun. Pendanaannya akan menggunakan kombinasi kas internal 30% dan pendanaan eksternal atau mitra strategis sebesar 70%.

Hiramsyah mengatakan posisi kas internal ELTY saat ini sebesar Rp 4,5 triliun, sehingga dinilai sudah tidak ada masalah.

"Kanci-Pejagan akan beroperasi sebelum lebaran tahun ini. Dengan beroperasinya ruas ini, nilai jual BTR juga akan meningkat," ujar Hiramsyah.

Saat ini, Hiramsyah melanjutkan, nilai 100% saham BTR sekitar Rp 1-2 triliun. Perseroan menargetkan dana sebesar Rp 500 miliar hingga Rp 1 triliun dari penjualan 49% saham BTR.

"Kita sih inginnya ada 2 investor yang mengambil 49% saham tersebut, supaya komposisinya lebih bagus," ujarnya.

(dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads