Kenaikan harga minyak dunia yang kini menyentuh level US$ 62,45 per barel diharapkan akan kembali membangkitkan pergerakan saham-saham tambang dalam perdagangan Rabu (27/5/2009).
Investor dalam dua hari terakhir mulai mengurangi transaksi di saham dengan beralih ke pasar SUN karena harga surat utang sedang tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa Wall Street langsung menguat tajam setelah libur panjang setelah indeks kepercayaan konsumen melonjak tajam, sekaligus memupuk lagi harapan pemulihan ekonomi
Pada penutupan perdagangan Selasa waktu AS (26/5/2009), indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) menguat hingga 196,17 poin (2,37%) ke level 8.437,49. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 23,33 poin (2,63%) ke level 910,33 dan Nasdaq menguat 58,42 poin (3,45%) ke level 1.750,43. Â
Sedangkan IHSG pada penutupan perdagangan saham, Selasa kemarin (26/5/2009) IHSG turun 33,385 poin (1,77%) menjadi 1.857,586.
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.
Optima Securities
Walaupun sempat menembus level psikologis 1.900 namun indeks akhirnya ditutup melemah 33 poin ke posisi 1.857. Koreksi tersebut cukup sehat dan wajar dan lebih disebabkan melemahnya saham Bakrie Grup menuju level keseimbangan di middle Bollinger band. Jika saham Bakrie grup terkoreksi tajam maka bisa dipilih buy on weakness mengingat pergerakannya sering memberikan swing yang menarik. Selanjutnya arah bursa masih sideways melemah dikisaran 1.810 - 1.920 dengan support kuat 1.700. Beberapa saham pilihan: BUMI, TLKM, ISAT. eTrading Securities
Setelah kemarin IHSG sell-off dari kepanikan terhadap reversal trend di bursa, hari ini angin baik dari index keyakinan US bisa memberi teknikal rebound untuk IHSG dan regional. Namun ada kecenderungan jenuh beli dari bursa IHSG dan regional, terlihat sesi kedua dari setiap hari perdagangan index di tutup lebih rendah dari nilai pembukaan. Investor disarankan untuk berhati-hati dengan sentimen ini apa bila berlanjut 1-2 hari ke depan. (ir/ir)











































