Demikian dikemukakan oleh Direktur Utama BNI Gatot Suwondo usai rapat umum pemegang saham (RUPS) di Hotel Shangrila, Jakarta, Rabu (27/5/2009).
"Sisa laba bersih sebesar Rp 803,52 miliar ditetapkan sebagai laba ditahan untuk memperkuat modal perseroan," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rincian lain penggunaan laba bersih tersebut antara lain, Rp 12,25 miliar digunakan untuk program kemitraan, Rp 36,67 miliar untuk program bina lingkungan, Rp 122,25 miliar untuk cadangan dalam memenuhi pasal 70 ayat 1 UU No 40 tahun 2007 dan Rp 125,57 miliar untuk cadangan yang telah ditetapkan penggunaannya.
(ang/ir)











































