Kinerja Astra 2009 Bakal Menurun

Kinerja Astra 2009 Bakal Menurun

- detikFinance
Rabu, 27 Mei 2009 16:36 WIB
Kinerja Astra 2009 Bakal Menurun
Jakarta - PT Astra International Tbk (Astra) memproyeksikan kinerja tahun 2009 akan menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Penurunan bisnis Astra terpengaruh efek dari penurunan ekonomi global dan pengaruh lemahnya daya beli masyarakat.
   
Demikian dikatakan Presiden Direktur Astra, Michael D Ruslim dalam konferensi pers Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan perseroan di Hotel Four Seasons, Jakarta, Rabu (27/05/2009).
   
"Tahun ini merupakan tahun yang sulit dan kita tidak bisa memprediksi pasar, namun sudah pasti penjualan tidak akan bisa meningkat seperti tahun lalu," ujarnya.
   
Ia mengatakan, penjualan saat ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, yakni likuiditas, interest rate, exchange rate dan kondisi sektor riil.

"Namun, kita tetap optimis bahwa market share penjualan akan meningkat walaupun secara absolute penjualan akan menurun," jelasnya.
   
Market share penjualan mobil Astra saat ini mencapai 59 persen dengan lima merek prioritas seperti Toyota Avanza di Indonesia. Michael mengatakan hal ini telah menunjukan bahwa kita membidik segmentasi yang benar dan tepat.
   
"Sedangkan penjualan motor melalui Astra Honda Motor (AHM) kita sudah melakukan strategi-strategi dengan mengubah segmentasi menjadi menengah ke bawah," tuturnya.
   
Hal tersebut juga terbukti dari hasil penjualan pada kuartal pertama 2009 yang mengalami penurunan. Total penjualan sepanjang kuartal pertama mencapai 100.000 unit atau turun 26 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sedangkan penjualan motor turun 15 persen menjadi sekitar 1,2 juta pada tahun 2009.
   
Dalam RUPS tersebut, Perseroan menyetujui membayarkan deviden total sebesar Rp 870 per lembar saham atau kurang lebih sebesar 38 persen dari laba bersih perseroan.
   
Selain itu, hasil RUPS juga menetapkan honorarium dan/atau tunjangan untuk seluruh dewan komisaris perseroan maksimum sejumlah Rp 800 juta yang terhitung sejak 1 Juni 2009.

(dru/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads