Intraco Penta Raih Kontrak US$ 30 Juta

Intraco Penta Raih Kontrak US$ 30 Juta

- detikFinance
Kamis, 28 Mei 2009 08:23 WIB
Intraco Penta Raih Kontrak US$ 30 Juta
Jakarta - PT Intraco Penta Tbk (Inta) salah satu pelaku usaha alat berat berhasil mengantongi kontrak perawatan alat berat senilai US$ 30 juta. Perseroan mendapat kontrak dari beberapa perusahaan pertambangan PT Thalindo dan PT Kaltim Prima Coal pada tahun 2009.
 
Direktur Pemasaran Intraco Penta Jimmy Halim mengatakan kontrak senilai US$ 30 juta meliputi jasa perbaikan, servis dan pengadaan suku cadang dan lain-lain.
 
Dikatakannya, Inta selalu berupaya meningkatkan layanan purna jual yang prima bagi pelanggan karena pelanggan membutuhkan alat berat yang selalu siap pakai untuk kepentingan produksi.
 
"Kita siapkan perawatannya, pelanggan hanya tinggal pakai saja," katanya usai penandatangan perjanjian keagenan dengan Mahindra & Mahindra (MM) dan SLDG di JCC Jakarta, Rabu (27/5/2009).
 
Perseroan menurut Jimmy akan mengutamakan layanan purna jual bagi pelanggan agar bisa mencapai penjualan yang maksimal. Penjualan perseroan pada kuartal pertama melonjak 58% menjadi Rp 330 miliar dengan volume penjualan 225 unit, meski pasar alat berat periode sama tercatat melorot. Saat ini Inta menjamah pasar alat berat nasional lewat merek Volvo, Bobcat, dan Ingersoll Rand.
 
Untuk memacu penjualan tahun ini, Inta memutuskan menambah portofolio dengan menjual traktor pertanian Mahindra (asal India) dan alat pemuat (wheel loader) SDLG produksi Tiongkok. Mahindra dan SDLG biasa digunakan sebagai alat penunjang perkebunan dan pertanian.
 
"Kita adalah negara agraris, yang merupakan penghasil kelapa sawit terbesar dan kaya tanaman pangan, ini peluang besar bagi kita untuk digarap," tambah Jimmy.

Inta menargetkan dapat menjual 200 unit traktor Mahindra dan 50-70 unit wheel loader SDLG. Inta menargetkan dapat menjadi pemimpin di sektor perkebunan dalam tiga tahun ke depan dengan pangsa pasar di atas 40%. Mahindra ditawarkan dengan harga US$ 10.000 sampai 40.000 sedangkan SDLG US$ 30.000 sampai 100.000.

(hen/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads