Pelaku pasar memprediksi terjadi inflasi 0,1%-0,2% di bulan Mei setelah bulan April sebelumnya mengalami deflasi 0,31%. Namun meski mengalami inflasi, untuk angka inflasi year on year diprediksi turun di kisaran 6,2% dibanding inflasi year on year April yang sebesar 7,31%.
Pada perdagangan valas pukul 08.05 WIB, Senin (1/6/2009) rupiah telah menunjukkan tanda-tanda penguatan yang signifikan dengan menguat 103 poin ke posisi 10.167 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mata uang lokal ini akan kembali mendapat kepercayaan pelaku pasar jika inflasi melandai karena menunjukkan ekonomi Indonesia masih aman dari krisis. Rupiah juga masih akan mengikuti arus dana yang masuk (hot money) ke pasar saham, SUN dan obligasi korporasi.
(ir/ir)










































