Demikian penjelasan Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk, Garilbaldi Thorir usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Adaro Energy Tbk, di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta, Rabu (3/6/2009).
Laba bersih Adaro 2008 yang sebesar Rp 887,198 miliar selain untuk dividen digunakan juga untuk penyisihan cadangan sebesar Rp 44,359 miliardan sisanya Rp 465,404 miliar untuk laba ditahan.
RUPS juga menyetujui honorium dan gaji dewan komisaris dan dewan direksi pada tahun buku 2009 maksimal Rp 40 miliar diluar insentif dalam bentuk MSOP.
Boy menambahkan RUPS juga memberikan kuasa dan kewenangan kepada dewan komisars untuk menunjuk kantor akuntan publik yang akan melakukan audit untuk laporan keuangan perseroan untuk tahun buku yang berjalan dan akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2009.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ir/qom)











































