Rupiah Menguat ke 10.190/US$

Rupiah Menguat ke 10.190/US$

- detikFinance
Rabu, 03 Jun 2009 17:17 WIB
Rupiah Menguat ke 10.190/US$
Jakarta - Rupiah terus berjalan ke zona positif mengikuti aliran dana (capital inflow) yang terus masuk ke pasar modal Indonesia. Penurunan BI Rate ke 7% membuat risk premium Indonesia turun sehingga menarik perhatian investasi asing.

Pada perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Rabu (3/6/2009) rupiah menguat 30 poin ke posisi 10.190 per dolar AS. Rupiah terus berada di zona positif sejak pembukaan pasar Rabu ini.

Rupiah juga diprediksi masih punya ruang untuk menguat. Selain aliran dana asing yang masuk (capital inflow), penguatan rupiah juga akan terjadi selama kampanye dan menjelang pemilihan presiden (pilpres).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masih banyak capital inflow saat ini, indeks pasar modal kan naik, itu menandakan banyaknya investor asing yang masuk. Jadi capital inflow masih ada dan penguatan itu masih bisa terjadi," kata Deputi Gubernur Senior BI, Miranda S Goeltom di Komisi XI DPR, Jakarta, Rabu (3/6/2009).

Sementara anggota DPR Dradjad Wibowo mengakui saat ini sentimen rupiah sedang positif karena banyak dana yang masuk.

"Apalagi mau pilpres ini jadi selain sentimen luar yang membaik juga karena ada tanda pemulihan yang terlihat terutama dari China yang lebih bagus dari yang diduga. Tapi di Indonesia banyak dana masuk terkait pilpres yang biasanya banyak masuk lewat pasar uang dan pasar modal," ujar Dradjad.

Menurut Dradjad tren rupiah sampai pilpres akan menguat karena banyak dana kampanye yang akan ditukar ke rupiah sehingga kebutuhan rupiah akan membesar menjelang pilpres.

(ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads