Menurut Deputi Kementerian Negara BUMN Bidang Pertambangan, Industri Strategis, Energi dan Telekomunikasi (PISET) Sahala Lumban Gaol, pemanggilan tersebut terkait rencana pergantian direksi setelah kepemilikan saham mayoritas berpindah kepada Qatar Telecom (Qtel).
"Kita akan panggil direksi dan perwakilan Qatar sebelum RUPS. Kan harus ngobrol dulu," katanya di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (3/6/2009) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun sayang ia tidak merinci kapan pertemuan itu akan dilangsungkan. Saat ini, Qtel menguasai 40,8 persen saham Indosat dan menjadi pemegang saham pengendali.
Sebelumnya,Qatar Telecom (Qtel) membeli seluruh saham tersebut dariΒ Singapore Technologies Telemedia Pte Ltd (STT) pertengahan tahun lalu, tepatnya 7 Juni 2008. Sementara Pemerintah RI memiliki kepemilikan minoritas sebanyak 14,9 persen.
(ang/qom)











































