Pada perdagangan Jumat (5/6/2009), kontrak utama minyak light pengiriman Juli sempat menembus level US$ 70,32 per barel, tertinggi sejak 4 November 2008. Namun kontrak ini akhirnya ditutup turun 84 sen ke level US$ 67,97 per barel seiring pulihnya dolar AS.
Sementara minyak Brent pengiriman Juli ditutup turun 95 sen ke level US$ 67,76 per barel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dolar AS memang sempat melemah tajam atas euro. Namun mata uang tunggal itu akhirnya ditutup melemah di bawah level 1,4000 yakni di 1,3970 dolar, dari posisi sebelumnya di 1,4179 dolar. Dolar AS juga menguat atas yenย ke posisi 98,62 yen, dari posisi sebelumnya di 96,61 yen.
Sementara saham-saham di Wall Street mengakhiri pekan ini dengan mixed, akibat profit taking setelah rally sebelumnya. Pasar saham berjalan sangat bergejolak, dan memulai sesi perdagangan dengan penguatan sebelum akhirnya melemah karena investor melakukan penilaian ulang atas data pengangguran terbaru.
Departemen tenaga kerja AS melaporkan jumlah PHK mencapai 345.000 pada Mei, atau sedikit lebih rendah dari prediksi analis. Namun tingkat pengangguran AS mencapai 9,4% atau tertinggi sejak tahun 1983.
Data itu diartikan investor sebagai sebuah pertanda bahwa ketidakpastian masih menyelimuti perekonomian AS, meski sudah ada tanda-tanda perbaikan.
"Ada tanda-tanda yang bercampur dari data perekonomian," ujar Rayan Detrick, analis senior dari Schaeffer's Investment Research seperti dikutip dari Reuters.
"Awalnya orang melihat angka 345.000 dan setiap orang sedikit senang, namun kemudian menyadari bahwa tingkat pengangguran ternyata lebih buruk dari yang diperkirakan. Dan ada fakta bahwa pada Jumat dan para penjual ingin mengambil untung pada hari ini," tambahnya.
Pada perdagangan Jumat (5/6/2009), indeks Dow Jones ditutup menguat tipis 12,89 poin (0,15%) ke level 8.763,13. Indeks Standard & Poor's 500 turun tipis 2,37 poin (0,25%) ke level 940,09 dan Nasdaq melemah 0,60 poin (0,03%) ke level 1.849,42.
Perdagangan saham moderat, di New York Stock Exchange mencapai 1,26 miliar saham di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 1,49 miliar. Di Nasdaq, transaksi mencapai 2,31 miliar, di atas rata-rata tahun lalu yang mencapai 2,28 miliar.
(qom/ir)










































