Demikian hal itu dikemukakan oleh Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil di sela rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2009).
"IPO Waskita baru bisa tahun depan, mungkin di kuartal keempat. Mereka masih harus selesaikan masalah pencatatan akuntansi," ujarnya.
Ia mengatakan, pihaknya akan memperketat pencatatan akuntansi di seluruh perusahaan plat merah bidang usaha konstruksi atau biasa disebut BUMN karya.
"Sekarang kita jadi sangat ketat untuk akuntansi BUMN konstruksi, karena bisa dimanipulasi kontraknya karena proyeknya multiyears," ujarnya.
(ang/lih)










































