"Obligasi tersebut akan digunakan untuk mendanai pembiayaan tahun ini," ujar Direktur Utama MFIN Haryanto Lesmana usai RUPS Tahunan, Graha Niaga, Jakarta, Selasa (9/6/2009).
Langkah tersebut dilakukan guna mengurangi porsi pendanaan perbankan dalam pembiayaan perseroan. Selama ini perseroan mengandalkan pinjaman dari perbankan yang sudah mencapai Rp 1,7 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada RUPS hari ini, pemegang saham menyepakati dana alokasi dividen 30% (Rp23,84 miliar) dari laba bersih tahun buku 2008.
Dividen tersebut akan dibagikan pada 9 September 2009. Pada 2008 perseroan berhasil membukukan kenaikan laba bersih hingga 34% sebesar Rp 105 miliar dibandignkan periode 2007 hanya Rp 78 miliar.
"Perolehan tersebut didukung penjualan perseroan yang mengalami kenaikan 63,8% pada 2008," lanjut Haryanto.
Pendapatan perseroan mencapai Rp 644,1 miliar di 2008, naik dibandingkan tahun 2007 sebesar Rp 393,2 miliar.
(dro/ir)











































