Pada perdagangan Rabu (10/6/2009) sesi I, IHSG ditutup menguat 18,154 poin (0,87%) ke level 2.111,448. Indeks LQ 45 naik 2,430 poin (0,59%) ke level 413,711. Sementara rupiah menguat ke posisi 9.992 per dolar AS.
Perdagangan berjalan cukup semarak dengan frekuensi transaksi 80.990 kali transaksi pada volume 6.306 juta lembar saham senilai Rp 6,093 triliun. Besarnya transaksi berkaitan dengan adanya crossing saham PT Indocement Tbk senilai Rp 3,1 triliun. Sebanyak 145 saham naik, 43 saham turun dan 55 saham stagnan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham komoditas tercatat menjadi penggerak utama IHSG menyusul kenaikan harga minyak mentah dunia hingga US$ 70 per barel. Harga minyak mentah dunia menembus level US$ 70 per barel untuk pertama kalinya sejak November 2008. Harga US$ 70 per barel itu bertahan hingga perdagangan di Asia hari ini.
Kontrak utama minyak light pengiriman Juli di pasar Asia tercatat naik US$ 81 sen menjadi US$ 70,82 per barel. Sementara minyak Brent pengiriman Juli naik 55 sen menjadi US$ 70,17 per barel.
Saham-saham di jajaran top gainer antara lain Bumi Resources (BUMI) naik Rp 75 menjadi Rp 2175, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 75 menjadi Rp 2.350, Timah (TINS) naik Rp 75 menjadi Rp 2.400, PGN (PGAS) naik Rp 25 menjadi Rp 3175, Inco (INCO) naik Rp 200 menjadi Rp 4.600, Indofood (INDF) naik Rp 80 menjadi Rp 100.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 100 menjadi Rp 11.050, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 150 menjadi Rp 3475, BCA (BBCA) turun Rp 100 menjadi Rp 3875. (qom/lih)











































