Sejak pembukaan beberapa gerai Mitra10 di tahun 2008, CSAP mendapat tambahan pendapatan sebesar Rp27,49 miliar (16,54%).
Emi Nuel, Chief Executive Officer (CEO) Mitra10 mengatakan, kuatnya pertumbuhan pendapatan ini tidak lepas dari pemilihan lokasi yang tepat oleh manajemen untuk gerai-gerai Mitra10. Antara lain Mitra10 Superstore Depok, yang lokasinya berada di daerah yang terus berkembang
"Begitu pula dengan Mitra10 Superstore di BSD, Serpong yang berlokasi di daerah pemukiman yang berkembang pesat," katanya dalam siaran persnya, Rabu (10/6/2009).
Ia menjelaskan, perseroan bermaksud menjadikan sektor ritel sebagai sumber pertumbuhan pendapatan Catur Sentosa selaku induk perusahaan. Terutama dengan adanya perbaikan kondisi ekonomi saat ini.
"Setelah melakukan ekspansi di beberapa kota, kami juga melakukan strategi remodeling dan relaunching gerai-gerai Mitra10 untuk meningkatkan penjualan perseroan. Bahkan, Mitra10 juga memberikan promosi yang berhadiah menarik serta potongan diskon kepada konsumen kami," jelasnya.
Penjualan keramik dan cat saat ini masih memberikan kontribusi pendapatan terbesar bagi penjualan di Mitra10 baik itu Superstore maupun Express. Hingga akhir April 2009 penjualan keramik tercatat memberikan kontribusi sebesar 29%, sedangkan cat sebesar 26% dari total pendapatan Mitra10. Penjualan keramik per April 2009 tumbuh sebesar 10% dan cat tumbuh sebesar 16% dibanding periode yang sama tahun 2008.
Selain itu, Catur Sentosa yang merupakan induk usaha juga telah bermitra dengan produsen furniture asal Thailand, SB Furniture untuk melakukan joint venture dan mendirikan anak perusahaan baru yakni Catur Shaw Brothers (CSB) yang memegang distribusi SB Furniture di Indonesia yang dipasarkan melalui Jaringan Mitra10 Superstore.
"Kami telah buka satu showroom SB Furniture di Cibubur, hingga akhir tahun kami akan melakukan penambahan hingga tiga showroom sebagai tahap awalnya," tuturnya.
Mitra10 merupakan pelopor dan pemimpin pasar untuk jaringan retail bahan bangunan modern. Saat ini CSAP telah menempatkan 25 outlet yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia, yang terdiri dari 15 Mitra10 Superstore dan Mitra10 Express. Dengan pertumbuhan pendapatan yang kuat, membuat CSAP semakin yakin dengan strategi yang diterapkan untuk menjadikan Mitra10 sebagai backbone pendapatan perusahaan.
"Kami optimis dapat menjaga tingkat pertumbuhan melalui berbagai strategi yang kami kerjakan, optimisme ini juga bersumber dari membaiknya beberapa indikator makro ekonomi seperti tingkat inflansi yang rendah dan BI Rate yang kini mencapai 7% atau terendah dalam dua tahun terakhir. Sehingga memberikan sinyal positif kepada pelaku bisnis akan prospek dunia usaha di paruh kedua 2009," kata Direktur CSAP, Idrus H Widjajakusuma. (dro/dnl)











































