Hal ini dikatakan oleh Direktur Utama Antam Alwinsyah ketika dihubungi detikFinance, Kamis (11/6/2009).
"Mungkin karena kondisi ekonomi sedang seperti ini, faktor harga juga berpengaruh," ujarnya.
Sampai saat ini memang Head of Agreement (HoA) pembangunan tambang bauksit dan pabrik pengolahan di Kalimantan Barat yang ditandatangani tahun 2007 lalu belum ada kelanjutannya.
Saat ditanya apakah Antam mau mencari partner baru untuk pembangunan tambang di Kalbar tersebut, Alwinsyah tidak mau menjawab.
"Belum tahu, Head of Agreement baru selesai September ini, September baru dipastikan. Nanti kalau kita bilang cari partner si Rusal ngambek," katanya.
Alwinsyah mengakui perseroan sudah terus berusaha untuk berkomunikasi dengan Rusal, namun tidak mendapatkan respon sama sekali.
(dnl/lih)











































