Pada perdagangan Senin (15/6/2009) pukul 07.30 WIB, rupiah dibuka melemah tipis ke level 10.093 per dolar AS, dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di level 10.037 per dolar AS.
Β
Ekonom Bank Danamon Helmi Arman dalam economic focusnya menyatakan, potensi penguatan rupiah masih terbuka lebar hingga level 9.800 per dolar AS. Kinerja neraca pembayaran Indonesia yang membaik menjadi faktor utama penguatan rupiah terutama perbaikan pada neraca modal.
"Secara menyeluruh kami memperkirakan neraca pembayaran Indonesia akan surplus di tahun ini, sehiingga akan meningkatkan cadangan devisa di akhir 2009 sampai sekitar US$ 62,5 miliar atau lebih tinggi dari perkiraan kami semula yang sebesar US$ 54 miliar," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mata uang Asia lainnya juga ditutup bervariasi atas dolar AS pada pekan lalu. Namun dolar AS sempat merosot tajam setelah para investor kembali memburu mata uang yang lebih berisiko seperti euro.
(qom/qom)











































