Spekulasi terhadap dana $12.8 triliun yang digunakan pemerintah akan mendorong pertumbuhan dan membantu Dow setelah kebangkrutan General Motors Corp. dan kerugian yang terjadi pada CitiGroup Inc. Pekan lalu saham US naik menuju level tertingginya sejak November setelah harga minyak menyentuh level di atas $72/barel. Dow Jones +0.4% menjadi 8,799.26 dan S&P 500 +0.7% menjadi 946.21.
Regional Pagi: Treasuri naik untuk kedua harinya dan dolar naik setelah Perdana Menteri Jepang Kaoru Yosano mengatakan bahwa kepercayaan terhadap obligasi US tidak goyah dan mata uang global tersebut tetap aman. 10-year note naik dan membuat yield-nya menjadi 3.82%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Minyak mentah untuk pengiriman Juli turun 2.2% menjadi $71.06/barel dan Copper untuk pengiriman tiga bulan turun 1.8% menjadi $5.280/metric ton. Kospi -0,9% menjadi 1.415,94; Straits Times -0,6% menjadi 2.362,01; Nikkei -0,6% menjadi 10.074,59.
Commodity: Gold (-0.4%) $958.4/oz, Light Crude Oil (-0.4%) $71.7/barel, Coal (+3.3%) $76.88/ton, Nickel (unc) $15.600/ton, Tin (-0.3%) $15.600/ton, CPO (-0.4%) 2.478 RMY.
Economic news
Commodity: Ekspor Timah Mei Melonjak 90,6% MoM
Nilai ekspor timah pada Mei09 melonjak 90,6% MoM dari U$64,47 juta jadi U$122,88 juta, dipicu naiknya harga dan permintaan dari Singapura, Jepang, Malaysia. Selanjutnya, volume ekspor Mei09 naik 62% MoM dari 6.082,37 ton jadi 9.873,03 ton. Sementara nilai ekspor pada 5M09 tercatat U$439,53 juta dan volumenya 41.913,92 ton.
Β
Economic: 2Q09, Pertumbuhan Ekonomi Diprediksi 4%
Bappenas memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2Q09 turun menjadi 4% dari 4.4% di 1Q09. Penurunan disebabkan penyerapan anggaran yang rendah melalui konsumsi pemerintah sementara konsumsi domestik masih akan menjadi sektor utama pertumbuhan dengan pertumbuhan 5.1%, konsumsi pemerintah -10.4%, investasi -3.5%, ekspor -18.8% dan impor -21.5%.
Β
Corporate news
TLKM: Bagi Dividen Rp296,95/saham (yield 3,88%), Jajaki Obligasi Rp 3 T
TLKM memutuskan pembagian dividen 2008 sebanyak 50% senilai Rp5,84 triliun atau Rp296,95/saham (yield 3,88%) dengan payment date 27 Juli09. Perseroan dan anak usahanya Telkomsel menjajaki obligasi Rp3 triliun guna memenuhi capex FY09 kedua operator tersebut. Telkom ditargetkan digelar tahun ini sedangkan Telkomsel tahun depan.
Selanjutnya, perseroan menyetujui perpanjangan masa jabatan Tantri Abeng dan Arif Arryman masing-masing sebagai komisaris utama dan komisaris independen. Sementara itu, perseroan segera mencairkan pinjaman senilai Rp9 triliun guna memenuhi capex U$2,1 miliar.
GJTL: Tukar Obligasi U$420 Jt
GJTL akan menukar obligasi U$420 juta berbunga 10,25% yang berjatuh tempo pada 2010 dengan obligasi baru berjatuh tempo 2014.
Perseroan akan menukar utangnya pada harga par untuk para pemegang obligasi yang merespon penawarannya hingga 26 Juni dan menawarkan harga 90% dari face value yang menunggu hingga 3 Juli.
HEXA: Raih Kontrak U$192 Jt, Akan Bagi Dividen Double
HEXA meraih kontrak baru pengadaan alat-alat berat senilai U$192 juta atau Rp1,92 triliun meliputi KPC (U$130 juta), Thiess Contractors (U$30 juta), Newmont Nusa Tenggara (U$14 juta), Sinarmas Forestry dan Riau Andalan Pulp & Paper (U$18 juta). Kontrak dari Sinarmas Forestry dan Riau Andalan Pulp & Paper berupa 200 unit alat berat berjenis ekskavator berkapasitas 10-20 ton.
Sementara, perseroan akan membagikan dividen double yakni per 31 Des08 dan per 31 Mar09. Namun masih meminta restu RUPS akhir bulan ini.
FREN: Diusulkan Agar Dijual ke Investor Strategis
Selain rights issue dan restrukturisasi utang obligasi rupiah, PT Mandiri Sekuritas juga mengusulkan agar FREN dijual ke investor strategis paling lambat akhir tahun ini guna mendapatkan dana untuk membiayai operasionalnya.
EXCL: Berencana Refinancing Utang Rp500 M
EXCL berencana refinancing utang senilai Rp 500 miliar pada Oktober dan Desember09. Pendanaan berasal dari kredit sindikasi BBNI Rp1,5 triliun. (bisnis/fz)
ARTI: Jajaki Secondary Offering
ARTI menjajaki opsi secondary offering guna memenuhi capex FY09 U$150 juta (Rp1,5 triliun) pada tahun ini. Namun, perseroan belum menyebutkan target dan perolehan dana dari aksi korporasi tersebut.
ADHI: Jadwal Pembagian Dividen Rp11,51
Berikut jadwal pembagian dividen ADHI 2008 Rp11,51/saham :
Cum dividen: 2 Juli09
Ex dividen: 3 Juli09
Recording date: 7 Juli09
Payment date:22 Juli09.
Corporate Action
Ex dividen Lippo General Tbk (LPGI) sebesar Rp20 /saham
Ex dividen Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) sebesar Rp37,35/saham
Ex dividen Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) sebesar Rp20/saham
Cum dividen Trias Sentosa Tbk (TRST) sebesar Rp10/saham.
Technical Picks
ELSA (Rp 395): BUY (as of 05/06/09)
ENRG (Rp 450): Buy on Weakness (as of 05/06/09)
TLKM (Rp 7.800): Sell on Strength (as of 05/06/09)
JSMR (Rp 1.650): SELL (as of 05/06/09)
Rumours
Harga saham IATA berpotensi ke Rp100/saham. Kabarnya, Grup Bhakti tengah menjajaki divestasi saham perseroan kepada investor strategis. Saa ini, Grup Bhakti melalui PT Global Transport Service memiliki 68,56% saham IATA. Selain itu, perseroan berhasil meraih proyek pengadaan pesawat.
Dikabarkan BUMI akan terhadap tiga tambang batubara, salah satunya DEWA dari Rp350/saham jadi Rp250-275/saham seiring keluarnya hasil penilaian Mappi yang disinyalir menilai akuisisi BUMI bisa berjalan asalkan perseroan merevisi harga akuisisinya.
(etr/qom)











































