Berikut ulasan CIMB-GK Securities, Senin (15/6/2009):
Penjualan pada bulan Mei lalu mencapai Rp 401.7 miliar, mencapai target emiten same store growth (SSG) -5.8%, jauh lebih baik dari April 2009 -8%. Sales ytd 5M09 mencapai Rp1.71 triliun atau -3.4% yoy, sekitar 29% dari estimasi tahunan kami. Angka tersebut 3% dibawah target CY09 atau sekitar Rp 94 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daerah di Jawa ex Jakarta mencatat pertumbuhan +4.7% dari -3.9%, karena panen raya. Sementara diluar Jawa mencatat SSG +2.8% dari -5.6% bulan Apr, didukung oleh kenaikan harga komoditas, khususnya CPO. Margin juga sudah membaik, indikasi dari daya beli yang meningkat. Diskusi kami dengan manajemen menyimpulkan bahwa penjualan masih kuat hingga Juni dan RALS telah menaikan target 10% bulan ini.
RALS dulunya memiliki toko didalam pasar tradisional sehingga tidak menawarkan produk makanan yang beragam. Hal ini menjadi suatu kelemahan karena penetrasi dari toko sembako dan hypermarkets. Penjualan
RALS juga menjadi musiman mengikuti hari raya. Manajemen memutuskan untuk meningkatkan margin, RALS harus memiliki divisi makanan yang baik selain bisnis inti pada pakaian.
Setelah rencana akusisi Alfa dan JV dengan NTUC (singapore) gagal, RALS berencana untuk mengubah image/brand dari Ramayana Supermarket menjadi Robinson Supermarket dengan menawarkan lebih dari 24ribu produk. Selain itu, ada juga Orange Mart untuk toko-toko kecil. Strategi ini memperkuat posisi bisnis makanan, dan bukan hanya pendamping dari dept store. Projek tersebut dipimpin langsung oleh anak dari Paulus Tumewu (pendiri RALS). Projek pilot dimulai 2 minggu lalu di Karawang, Jawa Barat seluar 4500 sqm
dengan biaya Rp 12 miliar. RALS memberi target Rp 9 miliar/bulan.
Kami mempertahankan rating untuk Ramayana Lestari Sentosa (RALS) pada OUTPERFORM dengan target harga Rp 800 (dari sebelumnya Rp 560). Kami menaikan earning estimate karena potongan pajak perusahaan publik sebesar 5%. Sementara itu penguatan Rupiah tidak memiliki dampak karena RALS tidak memiliki utang dan memiliki USD cash dalam jumlah nominal. Kami juga belum memasukan strategi perubahan supermarket baru.
Masih menggunakan metode DCF dengan WACC 15.5% (dari sebelumnya 15.8%), target harga kami mengindikasikan 15.1x dan 10.8x CY09-10 P/E.
Standard Error Channel periode 57 menunjukkan trend naik dengan kemiringan 2.72 sementara garis linear regresi volume merekam kenaikan yang marginal. Money Flow berpotensi turun 12.8% ke 50.9. Chaikin justru berpeluang naik 20.83% ke 0.29. MACD tak menunjukkan trend tertentu untuk RALS sehingga penurunan hari ini hingga IDR 530 akan mengarah ke bearish.
Konsolidasi bawah: minor IDR 550, major IDR 530
Konsolidasi atas: minor IDR 590, major IDR 610.
(qom/qom)











































