IHSG sempat zig zag dari teritori positif ke negatif hingga penutupan sesi I. Memasuki sesi II, IHSG sempat menembus lagi teritori positif, namun selanjutnya berbalik arah dengan cepat hingga mengalami koreksi yang cukup dalam seirama dengan bursa regional.
Pada perdagangan Senin (15/6/2009), IHSG ditutup melemah 21,068 poin (1,01%) ke level 2.069,875. Indeks LQ 45 melemah 2,897 poin (0,71%) ke level 403,384.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa-bursa regional juga bergerak melemah di awal pekan ini. Indeks Hang Seng ditutup merosot 290,72 Poin ke level 18.498,98, indeks KOSPI melemah 16,17 poin ke level 1.412,42, indeks Nikkei-225 turun 96,15 poin ke level 10.039,67.
Bursa-bursa Eropa juga membuka perdagangan Senin ini dengan pelemahan. Indeks FTSE 100 melemah 0,77%, DAX Frankfurt melemah 0,35% dan CAC 40 Paris melemah 0,53%.
Saham-saham komoditas mengalami koreksi setelah harga minyak Brent turun di bawah level US$ 70 per barel. Pada perdagangan di pasar Asia, kontrak utama minyak light pengiriman Juli turun 1,07 poin ke level US$ 70,97 per barel. Minyak Brent juga turun 1,07 dolar ke level US$ 69,85 per barel.
Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Bumi Resources (BUMI) turun Rp 125 ke level 2.100, Astra International (ASII) turun Rp 200 menjadi Rp 23.700, Mitra Rajasa (MIRA) turun Rp 10 menjadi Rp 650, PGN (PGAS) turun Rp 75 menjadi Rp 3.000, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 100 menjadi Rp 2.225, International Nickel (INCO) turun Rp 150 menjadi Rp 4.500, United Tractor (UNTR) turun Rp 350 menjadi Rp 10.400.
Sedangkan saham-saham yang masih naik di top gainer antara lain BRI (BBRI) naik Rp 400 menjadi Rp 6.700, Telkom (TLKM) naik Rp 100 menjadi Rp 7.750, Indocement (INTP) naik Rp 50 menjadi Rp 7.550, Kimia Farma (KAEF) naik Rp 15 menjadi Rp 169.
(qom/lih)











































