Pelemahan IHSG pada Selasa (16/6/2009) ini mengikuti arah pergerakan bursa regional setelah Wall Street semalam anjlok tajam. Indeks Nikkei-225 di Tokyo menutup sesi I dengan penurunan 196 poin ke level 9.843,67. Indeks Hang Seng Index juga turun 555,56 poin ke level 17.943,40.
Sementara IHSG pada sesi I ditutup merosot 60,754 poin (2,94%) ke level 2009,121. IHSG bahkan sempat terpuruk di bawah level 2.000. Indeks LQ 45 juga turun 12,371 poin (3,07%) ke level 391,013. Sementara nilai tukar rupiah stabil di level 10.149 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelemahan IHSG terutama dipicu oleh anjloknya saham-saham komoditas setelah turunnya harga minyak di bawah US$ 70 per barel.
Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Bumi Resources (BUMI) turun Rp 100 menjadi Rp 2.000, Timah (TINS) turun Rp 125 menjadi Rp 2.100, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 100 menjadi Rp 2.125, BRI (BBRI) turun Rp 300 menjadi Rp 6.400, Telkom (TLKM) turun Rp 200 menjadi Rp 7550, United Tractor (UNTR) turun Rp 300 menjadi Rp 10.100, PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 550 menjadi Rp 12.450.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 50 menjadi Rp 11.100, Tirta Mahakam Resources (TIRT) naik Rp 10 menjadi Rp 100, Bayan Resources (BYAN) naik Rp 100 menjadi Rp 5.550.
(qom/lih)











































