IHSG Nangkring di 2009

IHSG Nangkring di 2009

- detikFinance
Selasa, 16 Jun 2009 12:12 WIB
IHSG Nangkring di 2009
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi I dengan angka cantik di level 2009. Sementara nilai tukar rupiah bergerak stabil setelah sempat terperosok jauh.

Pelemahan IHSG pada Selasa (16/6/2009) ini mengikuti arah pergerakan bursa regional setelah Wall Street semalam anjlok tajam. Indeks Nikkei-225 di Tokyo menutup sesi I dengan penurunan 196 poin ke level 9.843,67. Indeks Hang Seng Index juga turun 555,56 poin ke level 17.943,40.

Sementara IHSG pada sesi I ditutup merosot 60,754 poin (2,94%) ke level 2009,121. IHSG bahkan sempat terpuruk di bawah level 2.000. Indeks LQ 45 juga turun 12,371 poin (3,07%) ke level 391,013. Sementara nilai tukar rupiah stabil di level 10.149 per dolar AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perdagangan di seluruh pasar mencatat frekuensi transaksi 69.597 kali pada volume 5.073 juta lembar saham senilai Rp 2,647 triliun. Sebanyak 26 saham naik, 187 saham turun dan 21 saham stagnan.

Pelemahan IHSG terutama dipicu oleh anjloknya saham-saham komoditas setelah turunnya harga minyak di bawah US$ 70 per barel.

Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Bumi Resources (BUMI) turun Rp 100 menjadi Rp 2.000, Timah (TINS) turun Rp 125 menjadi Rp 2.100, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 100 menjadi Rp 2.125, BRI (BBRI) turun Rp 300 menjadi Rp 6.400, Telkom (TLKM) turun Rp 200 menjadi Rp 7550, United Tractor (UNTR) turun Rp 300 menjadi Rp 10.100, PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 550 menjadi Rp 12.450.

Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 50 menjadi Rp 11.100, Tirta Mahakam Resources (TIRT) naik Rp 10 menjadi Rp 100, Bayan Resources (BYAN) naik Rp 100 menjadi Rp 5.550.



(qom/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads